RRI Media Publik yang Relevan dan Berdampak

RRI Media Publik yang Relevan dan Berdampak
Karyawan/karyawati LPP RRI Jember upacara 17 September 2026, di halaman kantor, jln Panjaitan 61, kecamatan Sumbersari, kabupaten Jember, Jawa Timur (Foto RRI Jember)

Jember - Spektroom: Radio Republik Indonesia (RRI) Jember terus memperkuat perannya sebagai lembaga penyiaran publik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan ekosistem informasi dan perkembangan teknologi digital.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala LPP RRI Jember, Anak Agung Gde Ngurah, dalam amanatnya pada Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman depan LPP RRI Jember, pada Kamis (17/09/2026).

Anak Agung Gde Ngurah mengatakan, RRI tidak hanya memiliki tugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dituntut menghadirkan konten yang relevan, berdampak, dan inspiratif dengan tetap berlandaskan nilai-nilai identitas nasional.

Hal tersebut sejalan dengan arah strategis RRI untuk menjadi media yang relevan, berdampak, dan menginspirasi melalui penguatan nilai-nilai keindonesiaan, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045.

“RRI harus mampu menjadi media yang relevan, berdampak dan inspiratif. Bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui karya jurnalistik dan konten publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Anak Agung Gde Ngurah.

Perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat menjadi tantangan sekaligus peluang bagi RRI untuk terus beradaptasi. Transformasi tersebut perlu dilakukan tanpa meninggalkan jati diri RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

Pentingnya peningkatan disiplin dan tanggung jawab setiap pegawai. Penguatan disiplin menjadi bagian dari upaya membangun karakter pegawai yang profesional sekaligus memiliki kesadaran terhadap tugas pelayanan publik.

RRI Jember memiliki tanggung jawab menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Berbagai isu lokal, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, budaya hingga potensi daerah, harus mendapatkan perhatian dan disajikan sebagai menu siaran yang segar di ruang dengar masyarakat.

Produksi konten RRI Jember tidak hanya diarahkan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan perspektif, inspirasi, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai persoalan dan proses pembangunan di daerah.

Nilai-nilai identitas nasional, juga menjadi fondasi yang harus terus dijaga. Keberagaman budaya, bahasa, tradisi, kearifan lokal, semangat gotong royong, persatuan, serta kehidupan masyarakat merupakan kekayaan bangsa yang perlu terus dirawat melalui ruang siaran maupun platform digital.

RRI Jember terus mendorong transformasi media dengan memanfaatkan berbagai platform digital untuk menjangkau masyarakat, khususnya generasi yang semakin dekat dengan teknologi dan media digital.

Radio tetap menjadi salah 1 kekuatan utama RRI dalam menjalankan fungsi pelayanan publik. Kehadiran radio dan platform digital diharapkan dapat saling melengkapi sehingga informasi publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. (budi)

Berita terkait

Nurochman: HUT ke-25 Batu Bukan Sekadar Seremoni, Lima Tahun ke Depan Harus Terasa bagi Warga

Nurochman: HUT ke-25 Batu Bukan Sekadar Seremoni, Lima Tahun ke Depan Harus Terasa bagi Warga

Batu -Spektroom : Wali Kota Batu Nurochman menegaskan peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Lima tahun ke depan, pembangunan harus menghasilkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi lokal, terbukanya kesempatan, kelestarian lingkungan hingga pelayanan pemerintah yang semakin dekat dengan kebutuhan warga. Pesan itu

Buang Supeno