RRI Pontianak dan Pemkab Bengkayang Teken Kerja Sama

RRI Pontianak dan Pemkab Bengkayang Teken Kerja Sama
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis dan Kakorwilnus IX Kalbar Feri Widodo tanda tangani MOU . Foto : Apolo

Spektroom – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Pontianak resmi menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, dan Kakorwilnus IX Kalbar sekaligus Kepala Stasiun LPP RRI Pontianak, Feri Widodo, disaksikan oleh Kepala Dinas Kominfo Bengkayang, Ucok Parulian Hasibuan.

Foto bersama usai MOU

Dalam sambutannya, Feri Widodo menyebutkan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk penguatan sinergi antara RRI dengan Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang sebelumnya telah dirintis oleh Kepala Stasiun terdahulu, Muhsin Zein.

Ia menegaskan bahwa langkah konkret ini menjadi tonggak penting bagi RRI dalam memperluas jangkauan informasi, khususnya menghadirkan siaran dan konten yang mengangkat potensi daerah serta menjalankan fungsi sosial kontrol di tengah masyarakat.

“RRI sebagai penyebar informasi publik sudah saatnya hadir lebih dekat dengan masyarakat Bengkayang.

Melalui kerja sama ini, kita ingin bersama-sama membangun daerah, memperkuat promosi potensi lokal, dan menghadirkan informasi yang sehat, seimbang, serta membangun,” ujar Feri Widodo.

Lebih jauh, ia juga mengungkapkan harapan agar ke depan RRI dapat menjajaki kemungkinan menghadirkan stasiun produksi atau pos siaran khusus di Bengkayang, sehingga akses masyarakat terhadap informasi publik semakin luas dan cepat.

Sementara itu, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif RRI Pontianak.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi peluang besar bagi Kabupaten Bengkayang untuk semakin dikenal, baik secara regional maupun nasional, lewat siaran dan jaringan informasi RRI.

“Bengkayang adalah daerah yang kaya potensi, baik dari sisi alam, pertanian, hingga pariwisata.

Ada dua kecamatan di wilayah perbatasan, dua kecamatan pesisir, serta daerah lumbung hortikultura yang hasil sayur mayurnya sudah menembus ekspor ke Malaysia.

Dengan siaran dan pemberitaan dari RRI, potensi ini bisa dikenal luas dan menjadi kebanggaan bersama,” ujar Darwis.

Ia juga menambahkan, Bengkayang memiliki panjang garis pantai sekitar 80 kilometer dan kekayaan wisata alam seperti pegunungan, air terjun, hingga arung jeram yang layak dipromosikan secara lebih masif.

“Kami berharap RRI dapat menjadi mitra strategis dalam memperkenalkan potensi wisata dan sumber daya Bengkayang ke masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara,” pungkasnya.

Melalui kerja sama ini, baik RRI maupun Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen untuk saling mendukung dalam penyebaran informasi publik yang edukatif, inspiratif, dan berorientasi pada kemajuan daerah.

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru