RRI Semarang Gelar Lomba Karaoke Mandarin

RRI Semarang Gelar Lomba Karaoke Mandarin
Peserta lomba berfoto bersama kepala LPP RRI Semarang, Atik Hindari (Foto: Sigit)

Spektroom - Menyambut Tahun baru Imlek, LPP RRI Semarang menggelar lomba Karaoke Mandarin, bertempat Auditorium Jalan Ahmad Yani 144 - 146 Semarang. Selain itu juga digelar bazar UMKM dan atraksi barongsay di halaman RRI Semarang.

Diiringi suara khas perkusi tiongkok, para pelaku tari barongsay yang memakai pakaian hijau mengkilap melak liuk di bawah sinar matahari kota Semarang. Aktraksi tari Naga Hijau barongsai menjadi pusat perhatian penonton yang hadir itu digelar bersama Rotary Club Semarang Tanjung Emas dan RRI Semarang, Minggu, (15/02/2026).

Barongsay Sanggar Hua Guo Shan berhasil memukau penonton dengan kelincahannya dan likukan nan anggun namun bertenaga. Sedangkan warna hijau dalam tradisi Tionghoa, warna hijau melambangkan pertumbuhan, keharmonisan, dan pembaruan.

Naga Hijau Simbol Harapan Baru

Barongsay Naga Hijau dihadirkan sebagai simbol harapan baru diawal tahun, dimainkan oleh belasan pemain yang mengendalikan tubuh panjangnya menggunakan tongkat-tongkat khusus. Sedangkan dalam perayaan Imlek, naga bukan sekadar simbol mitologi, Ia melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan.

Chandra, salah satu penoton yang hadir melihat hingga tuntas atraksi barongsay, sangat terkesan dengan kekompakan sebelas anggota tim tari yang serasi dengan warna naganya. “Gimana ya?!, warna hijaunya itu, beda gitu lo, indah sekali, dan ketika semua bergerak, kita seperti meilhat naga sungguhan, bener-bener kompak, ” katanya dengan gaya dialek Tionghoa yang khas.

Di alam yang serba canggih teknilogi ini, Atraksi barongsay hadir bukan hanya simbol perayaan semata, namun menjadi sebuah alkulturasi budaya yang sudah diterima masyarakat.

Berita terkait

Sebelum Bendungan Lausimeme Terisi  Penuh Menteri Dody Pastikan Jembatan Akses Desa Rampung

Sebelum Bendungan Lausimeme Terisi Penuh Menteri Dody Pastikan Jembatan Akses Desa Rampung

Spektroom — Menteri Pekerjaan Umum pastikan jembatan akses desa selesai sebelum pengisian Bendungan Lausimeme penuh.  Pentingnya penyelesaian infrastruktur pendukung berupa jembatan penghubung antar desa di sekitar bendungan guna memastikan akses masyarakat tetap terjaga saat bendungan terisi penuh. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau Bendungan Lausimeme yang

Nurana Diah Dhayanti