Trending

Rumah Sakit Buang Limbah Medis Sembarangan, Izin Dicabut

Limbah Medis

Rumah Sakit Buang Limbah Medis Sembarangan, Izin Dicabut
Walikota Ambon saat diwawancarai Media di lokasi sumber Air Perumda Tirta Yapono di Wainitu (foto Eva. M)

Spektroom– Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengingatkan Rumah Sakit untuk membuang limbah medis berbahaya sesuai aturan. Walikota memberikan peringatan keras kepada seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kota Ambon agar tidak membuang limbah medis di sembarang tempat.

Peringatan keras berupa Ancaman dari walikota, untuk puskesmas maupun rumah sakit, Jika pelanggaran kembali ditemukan, izin operasional fasilitas kesehatan tersebut dicabut. Pernyataan tegas itu disampaikan Walikota saat diwawancarai media usai peletakan batu pertama rehabilitasi sumber air Perumda Tirta Yapono, di Wainitu, Kamis (15/01/2026).

Ancaman ini di sampaikan setelah Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta menemukan pembuangan sampah medis saat meninjau lokasi kebakaran hutan di kawasan Ema dan Hukurila beberapa hari sebelumnya.

Wawali menemukan ada pembuangan limbah medis di sana. Itu sangat berbahaya. Sekarang Pemko sedang menyiapkan edaran resmi ke semua rumah sakit dan puskesmas, jangan coba-coba buang limbah medis di sembarang tempat. Limbah medis seperti sisa obat, jarum suntik, dan bahan kimia berpotensi mencemari tanah dan sumber air, serta menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Pemerintah sudah memiliki aturan jelas tentang pengelolaan limbah medis, karena itu, tidak ada alasan bagi fasilitas kesehatan untuk melanggar. Tugas pemerintah mengatur, tugas pelaku usaha mematuhi, kalau melanggar dan kami ditemukan, rumah sakitnya ditutup.

Pemkot Ambon memastikan memperketat pengawasan dan penindakan terhadap pengelolaan limbah medis, sebagai bagian dari upaya melindungi lingkungan dan keselamatan warga, terutama di sekitar kawasan sumber air dan pemukiman sekitarnya.

Berita terkait

Pesparawi Sleman 2026 Jadi Ruang Pererat Kerukunan dan Kembangkan Bakat Paduan Suara

Pesparawi Sleman 2026 Jadi Ruang Pererat Kerukunan dan Kembangkan Bakat Paduan Suara

Sleman-Spektroom : Seni paduan suara tidak hanya menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Nilai tersebut menjadi salah satu pesan dalam penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Sleman Tahun 2026. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, membuka Pesparawi 2026

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Pertahankan Swasembada Pangan, Penopang Pangan Nasional, Gubernur Ahmad Luthfi Optimis Produksi Padi Penuhi Target

Pertahankan Swasembada Pangan, Penopang Pangan Nasional, Gubernur Ahmad Luthfi Optimis Produksi Padi Penuhi Target

Senarang-Spektroom: Hujan mulai turun di beberapa wilayah di Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan optimistis produksi padi pada 2026 di wilayahnya mampu memenuhi target. “Alhamdulillah kemarin sudah mulai hujan, semoga sampai Desember nanti kita mampu mencapai target,” kata Luthfi, Sabtu (31/10/2026). Luthfi menjelaskan, sebagai salah satu penumpu

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas