Rumah Singgah dan Penanganan Gepeng Belum Maksimal di kota Ambon

Rumah Singgah

Rumah Singgah dan Penanganan Gepeng Belum Maksimal di kota Ambon
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, dalam acara WAJAR di Balai Kota Ambon. (Foto Eva. M)

Spektroom - Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, menanggapi pertanyaan yang disampaikan masyarakat terkait dengan kehadiran gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Ambon, yang kian bertambah dan meresahkan masyarakat. Kadis Sosial Kota Ambon menjelaskan penanganan Gepeng) yang telah dilakukan di Kota Ambon dalam Forum Walikota dan Wakil Walikota Jumpa Rakyat (WAJAR) yang digelar di Balai Kota Ambon, Jumat (07/11/2025).

Pelupessy mengatakan masalah gepeng hingga kini belum tertangani secara tuntas bukan karena kurangnya keseriusan pemerintah, melainkan karena ketiadaan rumah singgah sebagai fasilitas penanganan lanjutan. Menurutnya, tanpa tempat penampungan yang permanen, penanganan gepeng hanya bisa dilakukan secara sementara.

Pimpinan OPD, raja,lurah,dan masyarakat di acara (Wajar) di balai kota Ambon( Foto Eva)

Petugas Dinas Sosial hampir setiap minggu menemukan warga terlantar di jalanan Kota Ambon. Para petugas biasanya memberikan makan, pakaian, dan megembalilan kepada keluarga. Namun setelah beberapa hari, mereka kembali turun ke jalan karena tidak ada tempat pembinaan yang berkelanjutan.

Pelupessy menegaskan pentingnya percepatan penomoran Peraturan Daerah (Perda) tentang penanganan gepeng. Tanpa Perda yang aktif, aturan serta sanksi yang mengatur aktivitas pengemis dan pemberi uang kepada anak jalanan tidak dapat diterapkan secara efektif dan membutuhkan Rumah Singgah untuk Pemulihan dan Pembinaan

Ia berharap Pemerintah Kota Ambon dapat segera membangun rumah singgah yang layak sebagai pusat pembinaan, pelatihan kerja, dan pendamping psychosocial adanya fasilitas tersebut, gepeng maupun anak terlantar dapat memiliki kesempatan untuk berubah dan kembali hidup layak.

Berita terkait

Lekransy Usulkan Dana Khusus Wilayah Kepulauan untuk Percepat Pemerataan Pembangunan Maluku

Lekransy Usulkan Dana Khusus Wilayah Kepulauan untuk Percepat Pemerataan Pembangunan Maluku

Ambon- Spektroom : Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, mengusulkan pembentukan Dana Khusus Wilayah Kepulauan (DKWK) sebagai instrumen fiskal afirmatif guna mempercepat pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di Maluku. Usulan tersebut disampaikan Ronald Lekransy saat menjadi narasumber dalam Diskusi Panel bertema “Birokrasi dan Kebijakan Publik Berbasis Kepulauan”

Eva Moenandar, Buang Supeno, Junaidi
Bupati H.Suhardiman Amby Hadiri Muscab PDI Perjuangan Kuansing

Bupati H.Suhardiman Amby Hadiri Muscab PDI Perjuangan Kuansing

Teluk Kuantan-Spektroom : Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. H. Suhardiman Amby, MM, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran kader PDI Perjuangan yang dinilai konsisten mendukung berbagai program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kuansing. Hal tersebut disampaikan Suhardiman saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PDI Perjuangan Kabupaten Kuansing yang digelar di Gedung Abdoerrauf, Sabtu (20/

Salman Nurmin, Rafles
Pemkab Kuansing Salurkan Bantuan Sosial  Untuk Masyarakat Yang Tertimpa Musibah Kebakaran di Desa Sentajo Raya

Pemkab Kuansing Salurkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Yang Tertimpa Musibah Kebakaran di Desa Sentajo Raya

Teluk Kuantan-Spektroom : Respons cepat Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran mendapat apresiasi dari Kepala Desa Koto Sentajo, H. Bahmada. Ia menilai kepedulian Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, patut diapresiasi karena langsung menginstruksikan penyaluran bantuan melalui Dinas Sosial PMD kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan tersebut

Salman Nurmin, Rafles