RUPS PT Wahana Wisata Sawahlunto Bahas RKAP 2026, Kunjungan Waterboom Naik 26,4 Persen
Sawahlunto–Spektroom : Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) yang digelar di Ruang Rapat Balai Kota Sawahlunto, Senin (22/6/2026). Agenda utama rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta evaluasi kinerja perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata tersebut.
Dalam kapasitasnya sebagai Komisaris sekaligus Pemegang Saham Mayoritas, Riyanda Putra hadir didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Direktur PT WWS Adriyan Yudistiara bersama jajaran manajemen perusahaan.
Pada forum tersebut, manajemen PT WWS memaparkan sejumlah capaian positif sepanjang tahun 2026. Salah satu indikator utama yang menunjukkan peningkatan kinerja perusahaan adalah bertambahnya jumlah kunjungan ke objek wisata Waterboom Sawahlunto.
Data yang disampaikan menunjukkan jumlah pengunjung Waterboom Sawahlunto meningkat dari 18.468 orang pada tahun 2025 menjadi 23.344 orang pada tahun 2026. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 26,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain peningkatan jumlah pengunjung, PT WWS juga mencatat sejumlah kemajuan dalam tata kelola perusahaan. Di antaranya melalui efisiensi struktur biaya operasional, peningkatan akuntabilitas keuangan dengan penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), optimalisasi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pembenahan neraca perusahaan guna memperkuat fondasi bisnis ke depan.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran direksi dan karyawan PT WWS atas kinerja yang dinilai terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, keberhasilan perusahaan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Sawahlunto memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“Peningkatan jumlah pengunjung ini bukan hanya berdampak positif bagi perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM dan masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya di sekitar kawasan wisata,” ujar Riyanda dalam rapat tersebut.
Ia menegaskan, sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) yang mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi lainnya, mulai dari perdagangan, kuliner, jasa transportasi hingga usaha mikro dan kecil yang menjadi bagian penting dari perekonomian daerah.
Karena itu, Riyanda berharap PT WWS terus memperkuat kualitas layanan kepada pengunjung, menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata, serta menghadirkan berbagai inovasi baru yang dapat meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Kota Sawahlunto.
Menurutnya, pengelolaan perusahaan yang profesional, transparan dan berorientasi pada pelayanan akan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
“Dengan pengelolaan yang semakin baik, PT WWS diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak pariwisata Sawahlunto sekaligus memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap Pendapatan Asli Daerah dan pembangunan kota secara berkelanjutan,” katanya.
Melalui RUPS tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto dan manajemen PT WWS berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Peningkatan kinerja perusahaan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Sawahlunto sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat. (Ris1)