Trending

Saat ASN Dinas Koperasi dan UKM Kalteng Turun Tangani Karhutla

Saat ASN Dinas Koperasi dan UKM Kalteng Turun Tangani Karhutla
Relawan ASN Karhutla Regu 17 dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah saat turun ikut menangani karhutla. (Foto: humas Diskip UMKM KTg)

Palangka Raya-Spektroom : Mengurus koperasi dan usaha kecil bukan satu-satunya bentuk pengabdian aparatur sipil negara. Ketika kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi dan mengancam lingkungan, kepedulian juga diwujudkan dengan turun langsung ke lapangan.

Hal itu dilakukan Pasukan Relawan ASN Karhutla Regu 17 dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah. Lima personel regu tersebut bergerak menangani Karhutla di wilayah Kota Palangka Raya, Jumat (25/9/2026).

Sejak pukul 07.00 WIB, tim bergerak menuju Jalan Bukit Keminting 3, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya. Setelah tiba sekitar pukul 07.30 WIB, personel melakukan pengecekan terhadap titik kebakaran.

Namun, titik api berada sekitar 200 meter dari akses jalan, masuk ke area lahan, sehingga cukup sulit dijangkau dengan peralatan yang tersedia. Tim kemudian bergeser ke Jalan Tjilik Riwut KM 17, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu.

Di lokasi tersebut, sejumlah kepulan asap masih terlihat dari lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar, pakis, kayu dan alang-alang. Kondisi kebakaran yang terjadi di permukaan maupun bawah permukaan membuat penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat.

Air terus disemprotkan untuk membasahi lahan sekaligus mendinginkan bagian yang berpotensi menyimpan bara. Titik-titik kepulan asap diperiksa satu per satu agar api tidak kembali muncul dan meluas ke area sekitarnya.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Regu 17 menggunakan toren air berkapasitas 1.100 liter, mobil Triton, selang, spiral, ember, tali, jet shooter dan mesin pompa 8 HP.

Setelah beristirahat pada siang hari, personel kembali mengisi tandon air dan melanjutkan pembasahan hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

Keterlibatan Regu 17 menunjukkan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tugas mereka yang secara khusus menangani kebencanaan. Di tengah ancaman asap dan api, kepedulian dapat datang dari berbagai lingkungan kerja dan profesi.

Suprayitno, S.AN.,M.A.P dosen FISIPOL Universitas Palangka Raya. (Foto: dok Suprayitno)

Spektroom minta tanggapan Suprayitno, Dosen FISIPOL Universitas Palangka Raya sebagai Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik.
Menurut Suprayitno, kita apresiasi keterlibatan ASN dari organisasi perangkat daerah yang secara langsung walau tidak memiliki tugas pokok menangani kebakaran hutan dan lahan menunjukkan bahwa persoalan Karhutla tidak dapat dilihat sebagai urusan satu instansi saja.

"Dengan mereka ikut bahu membahu turun lapangan tentu menjadi suplemen tambahan agar karhutla tidak semakin meluas dan bisa segera teratasi sehingga dampak negatifnya tidak semakin meluas" ujar dosen.

Bagi ASN Dinas Koperasi dan UKM Kalteng serta OPD lainnya turun ke lahan gambut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap upaya bersama menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat. Di luar tugas pokok mengurusi koperasi dan UMKM, mereka ikut mengambil bagian dalam pekerjaan kemanusiaan yang membutuhkan kehadiran dan kepedulian bersama. (Polin)

Berita terkait

Atasi Kendala Pengeringan di Daerah Rawan Banjir, Tim UNUKASE Raih Hibah Mahasiswa Berdampak

Atasi Kendala Pengeringan di Daerah Rawan Banjir, Tim UNUKASE Raih Hibah Mahasiswa Berdampak

Banjar-Kalsel-Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan Tim Dosen dan Mahasiswa yang lolos pendanaan Program Mahasiswa Berdampak–Aksara Peduli Tahun 2026. Kepastian tersebut tertuang dalam surat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 1386/DST/C3/DT.

Junaidi