Saat Meja dan Kursi Baru Menyalakan Semangat Belajar Anak-Anak Desa Nyiin

Saat Meja dan Kursi Baru Menyalakan Semangat Belajar Anak-Anak Desa Nyiin
Tampak meja dan kursi belajar untuk sekolah swasta di desa Nyiin landak diturunkan dari unit kendaraan Polsek dibantu masyarakat (Foto: Humas Polsek Jelimpo)

Landak-Spektroom : Pagi itu, suasana di SD Swasta Bina Setia Labos, Desa Nyiin, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, terasa berbeda.

Sejumlah kendaraan milik Polres Landak memasuki halaman sekolah sederhana yang berada di wilayah pedalaman tersebut.

Namun, kedatangan mereka bukan untuk operasi keamanan ataupun kegiatan penegakan hukum.

Dari bak kendaraan, satu per satu meja dan kursi belajar diturunkan. Personel kepolisian bersama warga setempat bergotong royong memindahkan perlengkapan itu ke ruang kelas.

Di sudut halaman, puluhan pasang mata siswa memperhatikan dengan penuh rasa ingin tahu.

Tak lama kemudian, senyum dan sorak kegembiraan pecah ketika mereka mengetahui bahwa seluruh fasilitas tersebut diperuntukkan bagi sekolah mereka.

Para murid SD swasta desa Nyiin diabadikan bersama meja dan kursi bantuan kepolisian. (Foto: Humas Polsek Jelimpo)

Bagi anak-anak SD Swasta Bina Setia Labos, meja dan kursi baru bukan sekadar perabot kelas.

Fasilitas itu menjadi simbol perhatian dan harapan di tengah keterbatasan yang selama ini mereka hadapi.

Di daerah yang jauh dari pusat kota, akses terhadap sarana pendidikan yang memadai masih menjadi tantangan tersendiri.

Kepala sekolah, Herwin, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

Selama ini, sekolah berupaya menjalankan proses pendidikan dengan fasilitas yang terbatas.

Kehadiran meja dan kursi baru diyakini akan membuat siswa lebih nyaman dan fokus saat mengikuti pelajaran.,

"Anak-anak tentu akan lebih semangat belajar. Bantuan ini sangat membantu sekolah kami," ujar Herwin, Selasa (7/7/2026)

Kebahagiaan yang sama terlihat dari wajah para siswa. Beberapa di antara mereka langsung mencoba duduk di kursi baru yang tersusun rapi di dalam kelas. Bagi sebagian orang, benda-benda itu mungkin tampak sederhana.

Namun bagi anak-anak di Desa Nyiin, fasilitas tersebut menghadirkan rasa bangga sekaligus semangat baru untuk terus menuntut ilmu.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kabag SDM AKP Teguh Pambudi mengatakan pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa.

Karena itu, kepedulian terhadap dunia pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk institusi kepolisian.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata melalui berbagai aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan di wilayah pedalaman, kisah sederhana dari Desa Nyiin menjadi pengingat bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar.

Kadang, semangat belajar anak-anak dapat tumbuh dari hal-hal sederhana-sebuah meja, sebuah kursi, dan kepedulian yang datang tepat pada waktunya.

Berita terkait

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Sawahlunto–Spektroom : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB untuk melakukan pengecekan sekaligus memastikan kembali ketepatan arah kiblat masjid, musala hingga rumah tinggal. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kota Sawahlunto,

Riswan Idris, Rafles
Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Jakarta – Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati 100 tahun kelahiran mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). Momen tersebut menjadi penghormatan atas kontribusi Ali Sadikin yang dinilai berhasil meletakkan fondasi pembangunan Jakarta melalui penguatan sektor seni, budaya, dan

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno