Safari Ramadan di Pariaman, Pemprov Sumbar Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Arah Pembangunan Daerah

Safari Ramadan di Pariaman, Pemprov Sumbar Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Arah Pembangunan Daerah
Sekda Sumbar, Arry Yuswandi menyerahkan bantuan senilai lebih Rp1 Milyar untuk 5 Panti Asuhan di Pariaman. (Foto: Adpim Sumbar)

Pariaman-Spektroom : Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) disambut hangat masyarakat Kelurahan Jalan Kareta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, saat menggelar Safari Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Islam, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi. Dalam sambutannya, ia menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat.

“Kebaikan yang paling cepat mendapatkan balasan adalah menjaga dan menyambung silaturahmi. Itulah tujuan utama Safari Ramadan ini,” ujar Arry.

Selain memperkuat kebersamaan, Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk menyampaikan arah dan prioritas pembangunan Sumatera Barat sebagaimana tertuang dalam RPJMD, yakni mewujudkan Sumbar Madani yang Maju dan Berkelanjutan.

“Madani berarti masyarakat yang berperadaban, taat beragama, saling menghargai, dan gemar berbuat kebaikan. Maju artinya kesejahteraan masyarakat terus kita tingkatkan. Berkelanjutan berarti pembangunan tidak boleh berhenti,” jelasnya.

Arry menyebutkan, visi tersebut dijabarkan ke dalam empat misi utama, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perekonomian daerah, pembangunan infrastruktur, serta perbaikan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pelayanan publik.

Khusus untuk Kota Pariaman, ia menilai daerah ini memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Pemerintah provinsi, katanya, akan terus mendukung melalui peningkatan kualitas jalan provinsi dan infrastruktur pendukung lainnya.

Di bidang pendidikan, Arry mendorong masyarakat agar terus meningkatkan jenjang pendidikan generasi muda. Pemerintah daerah, menurutnya, berkomitmen menyiapkan berbagai fasilitas dan program beasiswa.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan keagamaan, termasuk penguatan rumah tahfidz dan pembelajaran Al-Qur’an.

“Hafalan itu penting, tetapi membaca dengan baik dan benar juga harus diperhatikan. Jangan sampai hafal karena sering mendengar, tapi kurang dalam membaca,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Arry turut memperkenalkan program unggulan Pemprov Sumbar kepada masyarakat, yakni Nagari Creative Hub, yang bertujuan mengembangkan potensi sosial, budaya, ekonomi, dan pendidikan masyarakat di tingkat nagari.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan hibah Rp50 juta untuk Masjid Nurul Islam, serta bantuan lainnya dari ASN Pemprov Sumbar, BAZNAS, Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Bank Nagari. Pemprov Sumbar juga menyalurkan bantuan kepada lima panti asuhan di Kota Pariaman dengan total nilai Rp1.055.001.000.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Safari Ramadan Pemprov Sumbar. Ia menilai kegiatan tersebut mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas perhatian dan dukungannya, termasuk bantuan pascabencana yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota semakin kuat, sehingga pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (RRE/adpsb/cen/bud)

Berita terkait

Bupati Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Posko Penanganan Disiagakan di 6 Kecamatan

Bupati Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Posko Penanganan Disiagakan di 6 Kecamatan

Batusangkar—Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak 13 hingga 26 Mei 2026, menyusul banjir dan tanah longsor yang melanda enam kecamatan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Penetapan status tanggap darurat tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin

Riswan Idris, Anggoro AP