Sambil Senam, Mahasiswa Unisa Surakarta Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Sambil Senam, Mahasiswa Unisa Surakarta Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat
Senam gembira mahasiswa dan warga di Kota Surakarta. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom: Senam gembira yang digelar Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Surakarta (Unisa), bukan sekedar senam biasa. Akan tetapi membawa misi edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.  

Hal itu dilakukan setiap hari Minggu di lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres Kota Surakarta, dengan fokus pada Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Gerontik (lansia).

Sekitar 60 mahasiswa dari Program Study Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa mengikuti PKL, disebar di seluruh RW dan RT, mulai bulan April hingga Mei 2026.

Dalam suasana rileks dan gembira, para mahasiswa berbaur dengan warga masyarakat, melakukan senam bersama yang diiringi musik dari speaker.

Disela-sela kegiatan itu, mereka juga memberikan edukasi kesehatan dengan gaya komunikasi yang sederhana, akrab dan hangat, sehingga warga pun tidak merasa bosan serta mudah memahami isi edukasi atau penyuluhan.

Warga mendapat brosur edukasi kesehatan dari mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Surakarta. (Foto: Ciptati Handayani)

“Ibu-ibu suka makanan dan minuman manis? atau gorengan?. Nah, perlu dijaga ya, pola makan dan olahraganya agar terhindar dari penyakit,” ungkap Thalia Nissa, salah seorang peserta PKL Unisa, didepan peserta senam bersama, Minggu (19/4/2026).

Pada kesempatan itu, tim mahasiswa Unisa menyampaikan edukasi “Kenali, Cegah dan Kendalikan Diabetes Melitus (DM). Beberapa poin penting dari edukasi atau penyuluhan itu, mencakup pentingan pemahaman tentang DM, faktor resiko, gejala, pengendalian dan pencegahan serta penerapan pola hidup sehat.

“Lebih baik mencegah ya ibu-ibu, minum air putih yang banyak, konsumsi sayuran, buah dan protein yang seimbang. Juga jangan sungkan-sungkan pemeriksa kesehatah secara berkala,” ucap Setya, mahasiswa Unisa lainnya.

Pada kesempatan itu, tim mahasiswa juga memberikan brosur kesehatan kepada warga, berisi edukasi pencegahan dan pengendalian penyakit Diabetes Melitus.

Sementara itu koordinator tim mahasiswa PKL Unisa, Faturahman, kepada Spektroom menyampaikan, para mahasiswa tersebut sudah lulus S1 Keperawatan dan melanjutkan study profesi Ners. Salah satu syarat untuk lulus profesi keperawatan, sebelum nantinya masuk ke dunia kerja, adalah PKL dengan fokus Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Gerontik.

“Kami harus praktek langsung ke masyarakat, dengan survey ke lapangan mengenai masalah kesehatan warga serta menyampaikan ilmu Kesehatan yang kami pelajari di kampus untuk membantu atau sebagai pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan,” jelas Faturahman.

Mengenai fokus kegiatan PKL pada Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Gerontik (lansia), menurut Faturahman sesuai dengan penerapan mata kuliah keperawatan tersebut. Hal itu menyangkut tiga area keahlian keperawatan untuk meningkatkan derajat kesehatan, pencegahan penyakit, dan kualitas hidup.

“Komunitas menyasar kelompok berisiko, keluarga sebagai unit dasar pelayanan, dan gerontik melayani individu lansia untuk menua dengan sehat,” tandasnya. (Ciptati Handayani).

Berita terkait

Wagub Fadhlullah Mediasi Persilisihan, Pemkab dan DPRK Aceh Singkil Sepakati Pengesahan APBK Tahun 2026

Wagub Fadhlullah Mediasi Persilisihan, Pemkab dan DPRK Aceh Singkil Sepakati Pengesahan APBK Tahun 2026

Banda Aceh-Spektroom: Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, kembali menyelesaikan perselisihan antara Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil terkait pengesahan Rancangan APBK Tahun 2026. Proses mediasi berlangsung intens sejak siang hari di Kantor Gubernur Aceh dan berlanjut hingga malam di rumah dinas Wakil Gubernur, pada

Syahril Ahmad