Sambut Ramadan 1447 H, Menag ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan

“Jadikanlah perbedaan sebagai rahmat, bukan sekat. Jangan biarkan perbedaan hitungan melunturkan kedekatan hati. Dalam perbedaan itulah kualitas toleransi kita diuji dan ditingkatkan,” pesannya.

Sambut Ramadan 1447 H, Menag ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan
Menteri Agama RI Nazaruddin Umar : Jadikanlah perbedaan sebagai rahmat, bukan sekat. (Foto: Kemenag RI)

Spektroom - Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2026. Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Ibadah Ramadan harus menghadirkan dampak yang tidak hanya terasa secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas dan persaudaraan kebangsaan.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kesalehan sosial dan merawat harmoni kebangsaan. Ia bukan sekadar ibadah individual, tetapi madrasah ruhani yang membentuk kepedulian, empati, dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Menag, di Jakarta, Rabu (18/22026).

Menag menegaskan, ibadah puasa mengajarkan pengendalian diri dan hidup secara proporsional. Nilai ini penting untuk membangun kehidupan sosial yang adil, tidak eksploitatif, serta berkelanjutan, baik terhadap sesama maupun terhadap alam.

“Ramadan mendidik kita bahwa hidup bukan tentang memuaskan segala keinginan, tetapi tentang kesadaran untuk hidup secara seimbang. Pengendalian diri inilah fondasi bagi keberlanjutan kita sebagai bangsa yang bermartabat,” tegasnya.

Terkait adanya perbedaan dalam mengawali Ramadan tahun ini, Menag mengajak masyarakat menyikapinya dengan kedewasaan dan semangat persaudaraan. Ia menekankan bahwa perbedaan merupakan bagian dari kebhinekaan bangsa Indonesia.

“Jadikanlah perbedaan sebagai rahmat, bukan sekat. Jangan biarkan perbedaan hitungan melunturkan kedekatan hati. Dalam perbedaan itulah kualitas toleransi kita diuji dan ditingkatkan,” pesannya.

Menag juga mengimbau masyarakat untuk menjaga harmoni dan memperkuat solidaritas sosial selama Ramadan. Menag Umar mengingatkan teladan Rasulullah SAW yang dikenal sebagai pribadi paling dermawan, terutama di bulan suci.

“Jadikan bulan ini sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Pastikan keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menag juga berharap, Ramadan kali ini dapat melahirkan pribadi-pribadi yang tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga menghadirkan kebaikan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Marhaban ya Ramadan. Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah kita dan melimpahkan keberkahan bagi Indonesia tercinta,” pungkasnya.
(Polin - Maturidi)

Berita terkait

ATR/BPN Tekankan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

ATR/BPN Tekankan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Jakarta-Spektroom : Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Pagu Alokasi Anggaran Tahun 2027. Penyusunan anggaran diarahkan tidak hanya mengejar penyerapan, tetapi juga memastikan kualitas program dan manfaatnya bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan,

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi mendorong Forum Dewan Smart City memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pihak untuk mempercepat pembangunan ekosistem pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurut Respati, Master Plan Smart City Kota Surakarta perlu diterjemahkan ke dalam program yang konkret, terukur, terintegrasi, serta memberikan

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
ссс