Sambut Ramadhan, Komunitas Pensiunan LPP RRI Surakarta Gelar Pengajian

Sambut Ramadhan, Komunitas Pensiunan LPP RRI Surakarta Gelar Pengajian
Komunitas Pensiunan RRI Surakarta mengikuti Pengajian dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 Hijriyah tahun 2026. (Foto: Ciptati Handayani)

Spektroom- Dalam waktu yang tidak lama lagi Ramadhan tiba dan diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. Bulan suci dan agung yang penuh barokah ini, selalu ditunggu-tunggu segenap umat muslim di seluruh dunia, untuk melaksanakan ibadah puasa, sebagaimana menjadi salah satu rukun Islam.

Memberikan tausyiah kepada segenap anggota komunitas pensiuanan LPP RRI Surakarta dalam kegiatan Pengajian rutin, Ustadz Sihmanto Al Hafidz menyampaikan, Ramadhan sebagai bulan pembebasan dan pengampunan, bulan memperbanyak shadaqoh dan berbuat ihsan. Bagi pensiuan yang rata-rata sudah lansia, perlu kiranya terus berusaha menjaga kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah Ramadhan ini dengan lebih tenang dan khusuk.

“Saya kira, para pensiunan yang sudah lansia justru lebih siap dalam menghadapi Ramadhan yang sebentar lagi tiba. Karena berkaca dari perjalanan usianya, sudah lebih dahulu menjalani ibadah puasa ini dibanding mereka yang masih muda,” ungkap Ustadz Sihmanto, Rabu (28/01/2026) dalam Pengajian yang berlangsung di Kartasura Sukoharjo.

Menurutnya, selain berpengalaman dalam menjalankan ibadah puasa, para lansia juga bisa lebih menikmati Ramadhan sebagai momentum emas ladang ibadah yang subur sebagai bekal di akherat. Hal ini menyangkut ladang meningkatan kualitas ibadah serta pembersihan diri, lebih tenang dan religius.

“Secara psikologis dan emosional, lansia itu lebih “sumeleh” atau tenang. Ini menjadi bekal kekhusukan dalam beribadah, bersikap positif dan religius,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, amalan memperbanyak sedekah termasuk sedekah jariyah dari kalangan lansia di bulan Ramadhan, juga merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pahala yang berlipat. Selain itu mengisi waktu dengan membaca Al-Qur’an dan berdzikir sangat baik untuk kesehatan mental dan memori lansia.

“Bagi lansia, melaksanakan shalat sunnah dan melakukan tarawih (sesuai kemampuan), juga sebagai aktifitas fisik yang aman,” ujarnya

Sementara itu, aktifis komunitas pensiunan RRI, Herman Ady Rachman, mengatakan kegiatan pengajian digelar sebagai kegiatan para pensiunan untuk lebih memperbanyak ilmu keagamaan yang bermanfaat dalam meningkatkan amalan ibadah di masa tua.

“Sebenarnya tidak harus menunggu pensiun atau tua dalam meningkatkan ibadah. Tetapi komunitas pensiunan terus berusaha memperdalam pengetahuan keagamaan dan meningkatkan amalan ibadah agar dapat menjalani hari tua dengan tenang dan sehat,” ucap pensiunan Kasi Pemberitaan RRI Surakarta ini.

Hal senada juga disampaikan anggota pensiunan, Joko Purnomo. Kegiatan pengajian juga sebagai kebersamaan dan ajang silaturahmi kalangan pensiunan yang terus berusaha meningkatkan kualitas amal ibadah. (Ciptati Handayani)

Berita terkait