Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Tubaba Novriwan Jaya : Realisasi APBD Tunjukkan Kinerja Positif
Tulang Bawang Barat - Spektroom : Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Tubaba, Jumat (27/3/2026).
Dihadapan Rapat Paripurna, Bupati menyampaikan, pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tulang Bawang Barat tercatat sebesar 5,15 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 4,55 persen.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga mengalami peningkatan menjadi Rp16,86 triliun, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyumbang terbesar.
Selain itu, PDRB per kapita naik menjadi Rp55,87 juta per tahun, tingkat kemiskinan turun menjadi 6,72 persen sementara ratio menurun menjadi 0,239, menunjukkan berkurangnya ketimpangan.
Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,61, hal ini didukung oleh Angka harapan hidup 74,55 tahun, dengan rata-rata lama sekolah 7,81 tahun serta harapan lama sekolah 12,3 tahun.
"Pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur melalui berbagai program, termasuk pembangunan dan peningkatan fasilitas puskesmas, sistem penyediaan air minum, sanitasi, serta pengadaan sarana pendidikan" ujar Novriwan menjelaskan.

Untuk bidang tata kelola pemerintahan, sejumlah indikator menunjukkan capaian positif, seperti, nilai SAKIP tercatat 60,48 (Predikat B), reformasi Birokrasi dengan Predikat BB.
"Untuk pengelolaan keuangan, kami memperoleh Opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang didukung Indeks Pelayanan Publik, 3,51 (Baik) serta Indeks SPBE, 2,62 (Baik)" ungkapnya lagi.
Pada bagian lain penyampaiannya Novriwan Jaya juga mengatakan, Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik, realisasi pendapatan daerah, Rp858,24 miliar (91,96%), disektor belanja daerah Rp864,18 miliar (91,27%), sedangkan penerimaan pembiayaan Rp26,35 miliar (101,08%), Pengeluaran pembiayaan Rp12,46 miliar (99,72%).
Bupati berharap, DPRD dapat memberikan rekomendasi strategis terhadap LKPJ tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan di masa mendatang.
“Rekomendasi DPRD sangat kami harapkan sebagai masukan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ujar Bupati.
Menurut Bupati penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, sekaligus bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Capaian pembangunan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, bukan semata-mata pemerintah daerah,” pungkas Bupati.
Nampak hadir dalam Rapat Paripurna ini Wakil Bupati Tubaba, Jajaran Forkopimda Tubaba, Sekretaris Daerah Tubaba, Pejabat Tinggi Pratama serta pejabat Administrator dilingkup Pemkab Tubaba. (@Ng).