Santri Darut Tauhid Malang Serbu Kampus Dunia, Belasan Tembus Al-Azhar Kairo
Malang - Spektroom: Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang kembali membuktikan kualitas pendidikannya.
Dalam Wisuda dan Haflah Santri yang digelar Ahad (28/6/2026), belasan santri sukses menembus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, sementara puluhan lainnya diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi di Indonesia dan Timur Tengah.
Prestasi tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan daya saing lulusan pesantren yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur'an, tetapi juga mampu bersaing di jalur akademik nasional maupun internasional.
Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda yang dihadiri ratusan wali santri, Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang KH Husein bin Abdullah Abdun, Wakil Pengasuh KH Saleh bin Ustaz Abdullah Abdun, serta Ketua Yayasan Darut Tauhid Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid.
Wisuda diawali dengan pelepasan santri Madrasatul Qur'an hasil kolaborasi dengan Metode Bil Qolam PIQ. KH Anas Basori Alwi memberikan apresiasi tinggi karena seluruh peserta dinyatakan lulus dengan capaian mustawa yang sangat baik.
Capaian lulusan tahun ini terbilang istimewa. Selain belasan santri diterima di Al-Azhar Kairo, sejumlah lulusan juga lolos ke Jami'atul Ahqaf Yaman. Di dalam negeri, alumni berhasil mengamankan kursi di Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, serta sejumlah Universitas Islam Negeri melalui berbagai jalur seleksi, termasuk jalur tahfiz Al-Qur'an.
KH Husein bin Abdullah Abdun mengingatkan para alumni agar tidak melupakan amalan yang menjadi ruh pendidikan pesantren.
"Jagalah istiqamah dalam salat berjamaah, membaca Al-Qur'an, ratib, dan wirid. Bekal santri bukan hanya ilmu, tetapi juga hati yang selalu dekat dengan Allah," pesannya.
Sementara itu, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid menegaskan bahwa Yayasan Darut Tauhid terus memperkuat kualitas pendidikan, termasuk pembangunan fasilitas baru untuk menunjang proses belajar mengajar.
Ia menekankan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan buah dari pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, akhlak, dan spiritualitas.
Keberhasilan menembus kampus-kampus bergengsi di dalam dan luar negeri menjadi bukti bahwa pesantren mampu melahirkan generasi berprestasi yang siap bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan akhlakul karimah.