Seabad Lebih Mengabdi, RSUD Banyumas Hadirkan Harapan di Desa Kejawar
Banyumas-Spektroom: Di usia yang telah menembus satu abad lebih, RSUD Banyumas tidak sekadar merayakan perjalanan panjangnya dengan seremoni. Rumah sakit milik pemerintah daerah itu memilih merayakan dengan cara yang lebih bermakna: turun langsung ke tengah masyarakat, menyapa, mendengar, sekaligus memberi.
Balai Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas, menjadi saksi bagaimana pelayanan kesehatan tak lagi terbatas pada ruang-ruang klinis. Sejak pagi, warga berdatangan dengan antusias. Sebagian ingin memastikan kondisi kesehatannya, sebagian lain sekadar ingin berkonsultasi langsung dengan tenaga medis—kesempatan yang tidak selalu mudah mereka dapatkan.
Di tempat itu, para tenaga kesehatan memberikan layanan pemeriksaan dan konsultasi gratis. Mulai dari pengecekan tekanan darah hingga edukasi mengenai pola hidup sehat, semua dilakukan dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif.
Bagi warga, kehadiran layanan ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga perhatian.
Direktur RSUD Banyumas, Widyana Grehastuti, hadir langsung bersama jajaran manajemen. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui layanan kesehatan gratis dan pemberian sembako, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Tak hanya layanan medis, kegiatan ini juga menghadirkan pembagian paket sembako. Bantuan tersebut disambut hangat oleh warga, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang bagi sebagian masyarakat desa.
Kepala Desa Kejawar, Gatot Subekti, Jumat (24/4/2026) menyampaikan apresiasi atas kepedulian RSUD Banyumas. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Terima kasih kepada Direktur RSUD Banyumas dan seluruh jajaran yang telah menggelar kegiatan sosial di desa kami. Ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Momentum 101 tahun ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang sebuah institusi tidak hanya diukur dari usia, tetapi juga dari sejauh mana ia memberi arti. RSUD Banyumas menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar tugas, melainkan panggilan untuk hadir—bahkan hingga ke pelosok desa.
Di Desa Kejawar, kebahagiaan itu sederhana: merasa diperhatikan, didengar, dan dirawat. Dan di situlah, makna pengabdian menemukan bentuknya yang paling nyata.