Sebanyak 1200 Anggota PMR Rembang Ramaikan Jumpa Bakti Gembira
Rembang-Spektroom: Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMI Kabupaten Rembang tahun 2026 diikuti 1.200 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 43 sekolah dan madrasah. Jumbara berlangsung di Lapangan Palapa, Kecamatan Pamotan, Jumat hingga Minggu (23–25/10/2026).
Wakil Bupati H.M. Hanies Cholil Barro’ menegaskan, anggota PMR tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga harus memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan sekitar.
Jumbara bukan sekadar ajang pertemuan, perlombaan, atau pencarian prestasi. Jumbara, ruang pembelajaran untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa kemanusiaan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semangat kemanusiaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegas Hanies.
Ia menjelaskan, semangat Jumbara, mengajak peserta memperluas persahabatan, mengembangkan keterampilan kepalang merahan, menumbuhkan gotong royong, serta belajar bekerja sama dalam keberagaman.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi muda Rembang yang tangguh, berintegritas, dan berdaya saing.
Hanies mencontohkan, kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti membantu teman yang membutuhkan, menjaga kebersihan lingkungan, memberikan pertolongan pertama sesuai kemampuan, hingga terlibat dalam kegiatan sosial dan kesiap siagaan bencana.
“Jadilah pelajar yang mampu menjadi teladan di sekolah, di keluarga, maupun di tengah masyarakat. Ingatlah bahwa sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, akan memiliki arti besar bagi orang lain,” pesannya kepada anggota PMR.
Hanies mengapresiasi jajaran Palang Merah Indonesia (PMI), para pembina, dan relawan yang telah berkontribusi menanamkan nilai-nilai kemanusiaan serta membantu masyarakat.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Rembang dr. Samsul Anwar mengatakan, Jumbara menjadi sarana evaluasi pembinaan PMR yang dilaksanakan di sekolah dan madrasah.
“Tujuan utamanya menumbuh kembangkan kepalang merahan melalui Tri Bhakti PMR, pendidikan sebaya, serta peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap,” katanya.
Sebanyak 1.200 peserta tersebut berasal dari 43 sekolah dan madrasah. Rinciannya, tujuh sekolah tingkat PMR Mula (SD/MI), 22 sekolah tingkat PMR Madya (SMP/MTs), dan 14 sekolah tingkat PMR Wira (SMA/SMK/MA). Setiap kontingen didampingi pembina.
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari lomba kepalangmerahan, pertolongan pertama, remaja sehat peduli sesama, donor darah, kepemimpinan, pendidikan remaja sebaya, hingga siaga bencana. Sebanyak 115 trofi diperebutkan dalam rangkaian perlombaan tersebut.
Selain perlombaan, Jumbara PMI Rembang juga diisi bakti sosial berupa pengumpulan beras minimal lima kilogram dari setiap kontingen untuk disalurkan kepada warga sekitar.
Rangkaian kegiatan lainnya meliputi pentas seni, pameran stan, dan olahraga bersama. Melalui kegiatan ini, Jumbara diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan kepalangmerahan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial generasi muda di Kabupaten Rembang.