Sebanyak 28 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Ponorogo

Sebanyak 28 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Ponorogo
Beberapa pasangan menunjukkan dokumen/buku nikah, didampingi Bupati dan Kepala Kemenag Ponorogo (ft Kominfo)

Spektroom- Sebanyak 28 pasangan mengikuti nikah massal melalui program Isbat Nikah Terpadu yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo di Pendopo Kabupaten, Senin (25/8/2025).

Pasangan yang rata-rata berusia 40 tahun itu sebelumnya telah menikah siri, namun belum sah secara hukum negara karena tidak tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Kepala Kantor Kementerian Agama Ponorogo, Moh. Nurul Huda, menegaskan bahwa pencatatan pernikahan sangat penting sebagai perlindungan hukum.
“Pernikahan yang sah menurut hukum negara adalah nikah yang dicatat oleh pegawai pencatat nikah di Kantor Urusan Agama. Ini penting agar suami, istri, dan anak-anak mendapatkan perlindungan secara hukum,” ujarnya.

Menurutnya, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa menikah secara agama sudah cukup, sementara urusan administrasi bisa ditunda. “Padahal, hal ini menimbulkan persoalan tidak sederhana di kemudian hari, terutama terkait hak-hak hukum anak dan keluarga,” tambahnya.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyebut Isbat Nikah Terpadu menjadi solusi atas pernikahan yang tidak tercatat secara resmi.
“Banyak kasus nikah siri yang akhirnya menimbulkan masalah hukum. Karena itu, program ini kami jalankan untuk menertibkan pernikahan dan memberi kepastian hukum bagi keluarga,” jelasnya.

Program Isbat Nikah Terpadu sendiri sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir dan telah membantu ratusan pasangan. Tim penyuluh Kemenag bersama pemerintah desa terus melakukan penyisiran wilayah guna menemukan pasangan yang belum mencatatkan pernikahan mereka.

Dengan pencatatan resmi, pasangan di Ponorogo diharapkan memiliki legalitas penuh sehingga anak-anak mereka dapat mengakses pendidikan, dokumen kependudukan, serta hak-hak sipil lainnya. (Har)

Berita terkait

Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat, Bupati Kuansing: Terimakasih Polri

Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat, Bupati Kuansing: Terimakasih Polri

Kuantan Singingi-Spektroom : Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Hal ini ditegaskan Kapolda Riau Herry Heriawan dalam rangkaian peresmian jembatan yang dipusatkan di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Selasa (17/3/2026). Peresmian tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan

Salman Nurmin, Rafles
Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama  Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bengkalis-Spektroom : Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis, H. Toharudin, menghadiri peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama (ground breaking) 83 Jembatan Merah Putih Presisi se-Provinsi Riau. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderap Polisi Listyo Sigit Prabowo dan turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua

Salman Nurmin, Rafles
Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara, BASARNAS Siagakan 112 Personel

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara, BASARNAS Siagakan 112 Personel

Ternate–Spektroom : Menghadapi pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun 2026 di wilayah Provinsi Maluku Utara, BASARNAS Ternate menyiagakan personel sebanyak 112 personel. Ratusan personel yang disiagakan tersebut ditempatkan pada sejumlah posko gabungan yang tersebar di beberapa titik strategis. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, para personel BASARNAS yang disiapsiagakan telah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru