Sebanyak 55 ribu Kendaraan Melintasi Jalur Fungsional Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi

Sebanyak 55 ribu Kendaraan Melintasi Jalur Fungsional Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi
Jalur Fungsional Tol Probolinggo-Situbondo- Banyuwangi ( jm)

Probolinggo - Spektroom : Sebanyak 55 ribu Kendaraan melintasi jalur fungsional Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi segmen Gending-Situbondo setelah lima hari tol fungsional tersebut dibuka sepanjang  50 Km.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa jalur fungsional Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi Segmen Gending-Situbondo Barat mulai dibuka pada periode 14-29 Maret 2026 (selama 16 hari). Jalur fungsional ini dioperasikan dua arah dengan jam operasional pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB untuk semua golongan kendaraan.

“Selama lima hari dibuka, jalur fungsional Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi Segmen Gending-Situbondo Barat mendapatkan antusiasme dari pengguna jalan dalam memanfaatkan jalur tersebut. Hal itu terlihat dari tingginya volume kendaraan yang melintas dari hari pertama sampai dengan hari kelima” ujar Rivan, Kamis (19/3/2026).

Jalan Tol Prosiwangi masih fungsional (jm)

Jasa Marga mencatat lalu lintas tertinggi yang melewati 3 gerbang tol Ruas Prosiwangi terjadi pada hari kelima (H-3) yaitu Rabu, 18 Maret 2026, sebanyak 12.670 kendaraan. Hal ini menunjukkan respon positif masyarakat dalam memanfaatkan jalur fungsional tersebut sebagai alternatif perjalanan selama periode libur Lebaran 2026.

“Jalur fungsional ini membantu mengoptimalkan distribusi lalu lintas selama periode libur Lebaran 2026. Kami mencatat bahwa realisasi volume lalu lintas di kedua lajur fungsional ini menunjukkan tren yang positif dan memberikan manfaat signifikan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah tersebut,” jelas Rivan.

Pembukaan ruas fungsional Segmen Gending-Situbondo Barat diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sebagai alternatif rute yang lebih efisien bagi masyarakat untuk membantu mengurangi beban lalu lintas pada jalan arteri dan jalur Pantura, dengan mendistribusikan arus kendaraan secara merata.

Jasa Marga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan pemerintah daerah, untuk memastikan jalur fungsional ini dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh pengguna jalan.

Selain itu, Jasa Marga juga menyiagakan petugas serta fasilitas pendukung seperti posko siaga, layanan toilet, dan BBM motoris di sepanjang jalur fungsional. Berbagai sarana dan prasarana penanganan keadaan darurat juga disiapkan guna memberikan rasa aman dan kenyamanan tambahan bagi pengguna jalan selama melintasi jalur tersebut.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan yang akan memasuki jalan tol fungsional agar mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi rambu yang berlaku, termasuk batas maksimal kecepatan yang diperbolehkan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan memastikan kecukupan BBM sebelum memasuki jalur fungsional.

Pantau kondisi lalu lintas melalu CCTV real time di jalan tol melalui aplikasi Travoy. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas juga bisa didapatkan melalui Call Center Jasa Marga di nomor 133.

Berita terkait

Menteri PPN/Bappenas : PTPN I Domain Ketahanan Pangan dan Energi

Menteri PPN/Bappenas : PTPN I Domain Ketahanan Pangan dan Energi

Jakarta, Spektroom - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy menyatakan PT Perkebunan Nusantara I (Persero) memiliki domain strategis pada program Ketahanan Pangan dan Energi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Pernyataan ini disampaikan saat menyampaikan sambutan pada acara penanda tanganan naskah MoU tentang penguatan perencanaan program hilirisasi komoditas

Nurana Diah Dhayanti
Presiden Prabowo Subianto Terima Menko Agus Harimurti Yudhoyono, Bahas Tanggul Laut dan Bencana Sumatera

Presiden Prabowo Subianto Terima Menko Agus Harimurti Yudhoyono, Bahas Tanggul Laut dan Bencana Sumatera

Jakarta-Spektroom : Pada hari ini, Selasa, (12/5/2026), Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono beserta jajaran di Istana Merdeka.   Dalam pertemuan ini dibahas sejumlah agenda strategis nasional, antara lain: 1. Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan tanggul laut sebagai langkah jangka panjang untuk:

Rafles