Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”
Siswa SDN Cantang jaya kabupaten Bogor saat melaksanakan upacara bendera, foto diskominfo pemkab Bogor, selasa, (23/6/2026)

Bogor-Spektroom: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, turun langsung ke SDN Cantang Jaya, Kecamatan Sukaraja, Selasa (23/6/2026), melalui Program “KAMI MENDENGAR”. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini sekaligus menyerap aspirasi warga sekolah secara langsung.

Dalam amanatnya saat upacara bendera, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan pentingnya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan bangsa.

“Anak-anak kita adalah harapan Indonesia Emas 2045. Karena itu, mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang sehat, kuat, dan bebas dari narkoba. Sekolah adalah benteng utama dalam membentuk karakter dan masa depan mereka,” ujar Ajat.

Ia juga mengajak para siswa untuk berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta menjaga pergaulan yang positif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Menurut Ajat, Program “KAMI MENDENGAR” tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekolah. Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya mendengar secara langsung berbagai aspirasi, masukan, dan kendala yang dihadapi guru, siswa, maupun pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Melalui Program KAMI MENDENGAR, pemerintah hadir bukan hanya untuk memberikan arahan, tetapi juga mendengarkan kebutuhan dan harapan warga sekolah agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Sekda saat berdialog dengan para siswa SDN Cantang jaya

Dalam kunjungan tersebut, Sekda juga berdialog langsung dengan para siswa SDN Cantang Jaya. Selain mendengarkan berbagai aspirasi, ia memberikan motivasi kepada para pelajar melalui sesi tanya jawab interaktif yang berlangsung meriah.

Ajat turut meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan di sekolah tersebut. Menurutnya, program itu menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara sehat dan berkelanjutan.

“Pencegahan narkoba harus berjalan seiring dengan penguatan gizi dan pendidikan. Anak-anak yang sehat jasmani dan rohani akan lebih siap meraih masa depan,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Sekda memberikan hadiah sepeda kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan terkait wawasan kebangsaan dan edukasi anti-narkoba. Momen tersebut disambut antusias oleh para siswa dan guru.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap Program “KAMI MENDENGAR” mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Sinergi semua pihak sangat penting untuk mewujudkan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Ajat Rochmat Jatnika.

Berita terkait

Bukittinggi Matangkan Persiapan MTQ 2027, Targetkan Prestasi Lebih Tinggi di Tingkat Sumbar

Bukittinggi Matangkan Persiapan MTQ 2027, Targetkan Prestasi Lebih Tinggi di Tingkat Sumbar

Bukittinggi - Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi mulai mematangkan persiapan kafilah untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2027. Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan bersama stakeholder terkait yang digelar di Aula Lantai III Balaikota Bukittinggi, Selasa (23/6/2026). Kegiatan dipimpin oleh Wakil Wali Kota

Wiza Andrita, Buang Supeno
PKH Plus Jaslut Cair, 49 Lansia di Sukorambi Jember Terima Bantuan Rp500 Ribu

PKH Plus Jaslut Cair, 49 Lansia di Sukorambi Jember Terima Bantuan Rp500 Ribu

Jember – Spektroom: Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Pemerintah Kabupaten Jember menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Jaminan Sosial Lanjut Usia (Jaslut) kepada 49 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pendopo Kecamatan Sukorambi, Selasa (23/6/2026). Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 sebagai bagian dari program perlindungan sosial bagi

Budi Sucahyono, Buang Supeno