Sekda Sumarno Kawal Pemberangkatan Balik Rantau Gratis di Terminal Mangkang

Sekda Sumarno Kawal Pemberangkatan Balik Rantau Gratis di Terminal Mangkang
Sekda Sumarno melakukan flag off serta menyapa pemudik di dalam bus di Terminal Mangkang, Pada Sabtu (28/3/2026)(Foto:Sigit)

Semarang-Spektroom: Pemprov Jateng kembali melepas pemudik untuk kembali ke Jakata melalui Program Balik Rantau Gratis 2026.

Terdapat tiga titik pemberangkatan, yaitu di Asrama Haji Donohudan, Terminal Mangkang Kota Semarang, dan Terminal Bulupitu, Kabupaten Banyumas.

Acara dibuka serentak oleh Gubernur Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan, yang diikuti secara daring oleh peserta di Terminal Bulupitu dan Terminal Mangkang.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, yang mengikuti acara dari Terminal Mangkang mengatakan, peserta balik gratis di Terminal Mangkang sebanyak 550 orang, akan kembali ke Jakarta menggunakan 11 armada.

Mereka berasal dari Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Jepara.

Sumarno juga melakukan flag off serta menyapa pemudik di dalam bus di pos pemberangkatan Terminal Mangkang, Pada Sabtu (28/3/2026).

Dia memberikan semangat kepada para pemudik, agar bekerja dengan baik untuk mendapatkan rejeki yang halal dan berkah bagi keluarganya.

Sumarno mengatakan, melalui program itu diharapkan membantu kenyamanan peserta, agar bisa melakukan perjalanan dengan nyaman.

“Kebahagiaan bertemu keluarga ini bisa menjadi penyemangat mereka, untuk mencari nafkah di tempat perantauan,” jelasnya.

Sumarno bersyukur, penyelenggaraan mudik dan balik rantau gratis tahun ini berjalan dengan lancar.

Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menuai banyak apresiasi dari peserta. Berkat program tersebut, perjalanan mudik dan balik rantau jadi aman dan nyaman.

Bahkan, rasa aman juga dirasakan oleh keluarga yang mengantarkan peserta balik rantau gratis.

Salah seorang warga warga Simongan, Kota Semarang Kota Semarang, Tyas menyatakan, telah mengantarkan anaknya Aurelia untuk kembali merantau ke Jakarta melalui program tersebut.

Tyas mengisahkan, anaknya kehabisan tiket kereta. Beruntung, ada informasi program mudik dan balik gratis ke Jawa Tengah. Sehingga, anaknya dan keluarganya, bisa pulang silaturahmi saat Lebaran.

“Terima kasih dengan acara ini masyarakat bisa beraktivitas, dengan aman dan nyaman,” terang Tyas, seusai mengantarkan anaknya di Terminal Mangkang.

Pemudik lainnya Kristianti, memberikan apresiasi kepada pemerintah yang peduli dengan perantau. Dia merasa terbantu dengan program itu, karena bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

“Terima kasih dan sangat terbantu, senang pokoknya. Semoga kami sampai Jakarta dengan selamat dan kembali bekerja. Semoga kita jumpa kembali di mudik gratis tahun depan,” kata warga Kabupaten Semarang ini.

Berita terkait

Tanam Cabe Di Pekarangan Rumah, Petani Waiyomar    Raup 13 juta Rupiah Dalam Sepekan

Tanam Cabe Di Pekarangan Rumah, Petani Waiyomar Raup 13 juta Rupiah Dalam Sepekan

Ambon-Spektroom: Petani cabe di kampung Waiyomar Dusun Seri Negeri Urimesing Kota Ambon, pandai melihat peluang pasar jelang maupun menghadapi Perayaan Hari hari besar keagamaan seperti Idul Fitri dan perayaan Paskah dimana tingginya kebutuhan masyarakat akan sayur mayur. Kondisi tersebut mengakibatkan melambungnya harga sayur mayur di pasaran,termasuk harga cabe rawit

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru