Sekjen Kemenag: Kampus Tak Cukup Hebat Tanpa Kontribusi untuk Masyarakat

Sekjen Kemenag: Kampus Tak Cukup Hebat Tanpa Kontribusi untuk Masyarakat
Peresmian Labor Bank Mini UIN Sjech M djamil djambek.(Foto: dok. jma)

Bukittinggi-Spektroom : Sekretaris Jenderal Kementrian Agama Republik Indonesia Prof. DR. Phil. Kamaruddin Amin, MA, Jumat (8/52026 pagi hadir ke Kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam rangka memberikan Kuliah Umum/Studium Lecture bertajuk "Peran Strategis Akademis Merawat Harmonisasi Untuk Kemashalatan Alam, Bangsa dan Agama".

Prof. DR. Phil. Kamaruddin Amin,MA menekankan keberadaan Kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi harus memberikan solusi dan bisa berkontribusi bagi pembangunan di Indonesia.

"Apalah artinya kampus memiliki akreditasi, jumlah guru besar banyak namun dibalik tembok kampus kita masih melihat jurang kemiskinan dan kasus perceraian cukup signifikan,"terang Kamaruddin

Untuk saya tekankan kedepannya Kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi bisa berdampak bagi masyarakata sekitar dan untuk seluruh Dosen harus membangun Self Confident serta bagi Mahasiswa di sini agar selalu perdalam ilmu agama karna dengan itu akan membantu anda setelah meninggal

Juga Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. DR. Silfia Hanani,S.Ag.M.Si.P.hD menilai Kehadiran sekjen sebagai pemantik dimana UIN sebagai Kampus seribu tokoh dan sesuai Surat Edaran (SE) dari Sekjend Kemenag RI No. 10 kampus UIN bertekat mengelola Sampah sebagai Kampus Hijau

Kuliah Umum tersebut turut dihadiri; Kakanwil Kemenag Sumbar H. Mustafa.MA, Kasubag TU Kemenag Sumbar Edison Yusri,MA, Kepala Regional BSI Padang, Staf Pengajar & karyawan/ti serta Mahasiswa/i, sekaligus diresmikan Labor Bank Mini oleh Prof. DR. Phil. Kamaruddin Amin,MA sekaligus Komisaris Bank BSI

Diakhir acara dilakukan peresmian Labor Bank Mini UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi serta penyerahan Buku hasil tulisan Dosen serta penyerahan Cendera Mata. (Rita)

Berita terkait

Mantan Kompolnas La Ode Husen: Penggeledahan yang Diduga Menyeret Jampidsus Harus Diuji di Meja Hukum, Bukan di Ruang Opini

Mantan Kompolnas La Ode Husen: Penggeledahan yang Diduga Menyeret Jampidsus Harus Diuji di Meja Hukum, Bukan di Ruang Opini

Makassar - Spektroom : Operasi penggeledahan besar-besaran yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dalam sejumlah perkara korupsi strategis menjadi perhatian publik. Selain menyasar belasan lokasi, operasi tersebut juga memunculkan sorotan setelah penggeledahan diduga berkaitan dengan lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak

Yahya Patta, Buang Supeno
ссс