Barenlitbangda Evaluasi Kinerja Disparpora Sawahlunto, Irwan Junaidi: Monev Jadi Instrumen Perbaikan Berkelanjutan
Sawahkunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan program perangkat daerah. Salah satunya dilakukan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Barenlitbangda) Kota Sawahlunto terhadap Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) sebagai bagian dari pengendalian pembangunan dan peningkatan kualitas kinerja organisasi.
Kegiatan yang berlangsung di Simfes Meeting Room, Kamis (9/7/2026) tersebut dipimpin Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Barenlitbangda Kota Sawahlunto, Reno Islami, ST., MCIO, bersama tim monitoring dan evaluasi. Dari pihak Disparpora hadir Sekretaris Dinas Irwan Junaidi, SE, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Benny Deswin, SE, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prima Yogi Murpi, S.Pd., MM, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Eko Novianto, SSTP., MM, beserta pejabat terkait.
Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai dengan dokumen perencanaan, indikator kinerja, target pembangunan, serta penggunaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Sawahlunto, Irwan Junaidi, SE, mengatakan kegiatan monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum untuk melakukan refleksi sekaligus penyempurnaan pelaksanaan program.
"Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh program yang telah direncanakan berjalan sesuai target. Melalui masukan dari tim Barenlitbangda, kami dapat mengidentifikasi capaian yang sudah baik sekaligus melakukan perbaikan terhadap aspek yang masih perlu ditingkatkan. Ini merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat akuntabilitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Irwan.
Ia menambahkan, Disparpora berkomitmen membangun budaya kerja yang mengedepankan perencanaan yang terukur, pelaksanaan yang efektif, serta evaluasi yang berkelanjutan.
"Kami berharap sinergi yang terjalin antara Barenlitbangda dan seluruh perangkat daerah semakin kuat sehingga setiap program di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, kepemudaan, dan olahraga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung visi pembangunan Kota Sawahlunto," katanya.
Dari perspektif tata kelola pemerintahan, monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting dalam penerapan good governance. Selain mengukur realisasi fisik dan keuangan, evaluasi juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengambil keputusan berbasis data serta melakukan penyesuaian kebijakan apabila ditemukan hambatan di lapangan.
Bagi Sawahlunto yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah dan kota yang menyandang status Warisan Dunia UNESCO, efektivitas pelaksanaan program menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing destinasi, meningkatkan kualitas layanan wisata, serta memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.
Forum monitoring dan evaluasi tersebut sekaligus menjadi ruang sinkronisasi antara Barenlitbangda sebagai koordinator perencanaan pembangunan dengan Disparpora sebagai pelaksana program. Berbagai capaian, kendala, hingga strategi percepatan dibahas untuk memastikan target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.
Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan budaya evaluasi dinilai menjadi salah satu fondasi penting bagi terwujudnya pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada hasil. Pemerintah Kota Sawahlunto berharap sinergi antarperangkat daerah melalui monitoring dan evaluasi dapat terus mendorong pembangunan yang lebih berkualitas dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (Ris1)