Trending

Sekolah Lansia Lampung Timur Wisuda 100 Lansia Program S1

Sekolah Lansia  Lampung Timur Wisuda 100 Lansia Program S1
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih serahkan sertifikat tanda lulus kepada wisudawan (Foto BKKBN Lamtim).

Spektroom - Kantor Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyelenggarakan Wisuda  Sekolah Lansia yang diikuti oleh 100 peserta dari Kecamatan Margatiga, Metro Kibang, dan Labuhan Maringgai.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen para lansia yang terus belajar dan aktif dalam kegiatan.

“Wisuda ini bukan akhir, tetapi awal bagi para lansia untuk tetap sehat, mandiri, dan berdaya. Bapak/Ibu telah membuktikan bahwa usia tidak menghalangi seseorang untuk terus berkembang,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Lampung Timur, Titin Wahyuni, S.Pd., M.Pd., yang hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Sekolah Lansia di Lampung Timur.

BKKBN berharap wisuda ini menjadi inspirasi bagi pembentukan Sekolah Lansia di kecamatan lainnya serta mendorong pengembangan program hingga Standar 2 (S2) dan Standar 3 (S3).

“Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi bermakna adalah pilihan. Teruslah menjadi lansia inspiratif bagi Lampung dan Indonesia,” pungkas Soetriningsih.

Titin Wahyuni - Kadis P3AP2KB Lamtim (Foto BKKBN Provinsi Lampung).

Diforum yang sama Kepala Dinas P3AP2KB Lampung Timur, Titin Wahyuni, menjelaskan bahwa wisuda ini merupakan bentuk penghargaan kepada para peserta yang telah menyelesaikan Program Sekolah Lansia. 

Program ini adalah pendidikan non-formal yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia melalui kegiatan belajar, interaksi sosial, dan pengembangan diri.

"Sekolah Lansia memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, berdaya, dan terus belajar sesuai minat mereka,” ujar Titin dalam sambutannya.


Sekolah Lansia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan lansia. Program ini menekankan edukasi seputar kesehatan, sosial, ekonomi, hingga pengembangan diri. 

Adapun tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, menambah wawasan tentang kesehatan, sosial, dan ekonomi, mengurangi rasa kesepian dengan memperluas interaksi sosial serta mendorong lansia tetap aktif dan produktif (@Ng).

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru