Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat, Disiapkan Tuntas 2026

Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat, Disiapkan  Tuntas 2026
Lahan yang disediakan untuk dibangun Sekolah Rakyat tahap 2 Halmahera Barat (foto: birkom pu)

Spektroom– Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat yang tuntas tahun 2026 Untuk itu PU terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional dengan melanjutkan pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Lokasi usulan Sekolah Rakyat di Halmahera Barat berada di atas lahan seluas 9,5 hektare milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah dihibahkan ke Kementerian Sosial dan dipinjamkan ke Kementerian PU untuk pembangunan Sekolah Rakyat.  

“Di sini akan dibangun SD, SMP, SMA berasrama, lapangan olahraga, bahkan stadion sepak bola berstandar penuh. Lahan seluas ini memungkinkan fasilitas yang lengkap, termasuk sistem jalan, drainase, air minum, dan pengelolaan limbah,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lahan yang diusulkan Pemerintah Daerah sebagai calon lokasi Sekolah Rakyat di Halmahera Barat, Kamis (28/8/2025).

Dengan kelengkapan readiness criteria dan kesesuaian tata ruang seperti legalitas lahan, Menteri Dody berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Halmahera Barat dapat mulai  konstruksi (groundbreaking) awal Oktober 2025, sehingga dapat selesai tepat waktu dengan target 30 Juni 2026. Sekolah Rakyat Tahap II direncanakan dapat menampung hingga 1.000 siswa tiap sekolah dengan fasilitas gedung sekolah SD, SMP SMA. “Fasilitas ini akan diperuntukkan khusus bagi siswa-siswi dari Provinsi Maluku Utara,” ujar Menteri Dody.

Lebih lanjut, Menteri Dody mengatakan, untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II secara permanen dibutuhkan sinergi seluruh unit organisasi di Kementerian PU untuk mendukung Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana Strategis..Ditjen Bina Marga membangun akses jalan, Ditjen Sumber Daya Air memastikan pengendalian banjir melalui sistem drainase dan pengaturan aliran sungai serta Ditjen Cipta Karya menyiapkan sarana air minum, pengelolaan air limbah, dan fasilitas sanitasi.

“Kolaborasi ini penting agar Sekolah Rakyat tidak hanya berdiri megah, tetapi juga memiliki lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi para siswa. Dengan dukungan setiap unit, kita bisa memastikan fasilitas pendidikan ini mampu mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal,” kata Menteri Dody.

Berita terkait

Menteri Besar Kelantan, Malaysia Kunjungi Pulau Penyengat untuk Melihat Langsung Keberadaan Simbol Akar Peradaban Melayu

Menteri Besar Kelantan, Malaysia Kunjungi Pulau Penyengat untuk Melihat Langsung Keberadaan Simbol Akar Peradaban Melayu

Tanjungpinang-Spektroom : Dengan debur ombak dan derunya angin, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyambut kunjungan resmi Menteri Besar Kelantan Malaysia, Yang Amat Berhomat (YAB) Dato Panglima Perang Ustaz Dato Haji Mohd Nassaruddin bin Haji Daud di Pulau Penyengat. Pertemuan tersebut ditandai dengan pertukaran cendra mata dari antara Gubernur Ansar Ahmad dan

Desmawati, Rafles
Pemprov Kepri dan Pemkab Meranti Teken MoU Perkuat Pelayanan Publik Hingga Hilirisasi Kelapa dan Sagu

Pemprov Kepri dan Pemkab Meranti Teken MoU Perkuat Pelayanan Publik Hingga Hilirisasi Kelapa dan Sagu

Tanjungpinang-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) bersama Pemerintah Kabupaten Meranti resmi menandatangi nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung Daerah, Jumat (8/5/2026) Selain itu di tanda-tangani perjanjian kerja sama strategis guna memperkuat sinergi pembangunan daerah, pelayanan public serta pengemangan ekonomi kawasan perbatasan. MoU masing masing dilakukan

Desmawati, Rafles
Presiden Prabowo Subianto Dorong Negara-Negara Asean Percepat Diversifikasi Energi

Presiden Prabowo Subianto Dorong Negara-Negara Asean Percepat Diversifikasi Energi

Cebu-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto mendorong negara-negara ASEAN untuk mempercepat diversifikasi energi di tengah meningkatnya ketidakpastian global dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Jumat, 8 Mei 2026. Menurut Kepala Negara, ketegangan geopolitik dan gangguan berkepanjangan pada jalur-jalur utama global telah memberikan tekanan besar terhadap ketahanan energi negara-negara

Rafles