Sekolah Rakyat Terintegrasi I Banyumas Resmi Gelar MPLS, Bupati: Pendidikan Hadirkan Harapan bagi Semua Anak
Banyumas – Spektroom
Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Banyumas resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (29/7).
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi ratusan siswa untuk mengenal lingkungan belajar sekaligus menandai dimulainya penyelenggaraan pendidikan berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi I Banyumas Isbandiyah, menegaskan, sekolah tersebut hadir sebagai wujud pelaksanaan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Menurutnya, penyelenggaraan sekolah rakyat berlandaskan tiga prinsip utama, yakni memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan hal-hal yang selama ini dianggap tidak mungkin.
"Melalui sekolah rakyat kami ingin membangun karakter sekaligus mengembangkan potensi anak-anak. Kemiskinan bisa mewariskan ketakutan, tetapi pendidikan selalu mewariskan harapan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sentra Satria Baturraden Harmanto menjelaskan proses seleksi siswa dilakukan secara ketat dengan mengutamakan keluarga pada kelompok desil 1 dan desil 2.
Tim melakukan penjangkauan langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima anak-anak yang membutuhkan.
Ia menyebutkan, tahun ajaran ini Sekolah Rakyat Terintegrasi I Banyumas menargetkan 270 siswa yang terdiri atas jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain didukung 41 tenaga pendidik dan kependidikan, sekolah juga menerapkan sistem asrama dengan lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan fisik maupun seksual, serta menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengapresiasi seluruh pihak yang telah mempersiapkan operasional sekolah hingga pelaksanaan MPLS.
Menurutnya, kehadiran sekolah rakyat bukan sekadar menambah pilihan layanan pendidikan, tetapi menjadi harapan baru bagi anak-anak agar tetap memperoleh hak belajar.
"Setiap anak memiliki mimpi dan potensi. Tugas kita memastikan mereka mendapat kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita. Kehadiran sekolah rakyat membuka harapan baru bagi masa depan mereka," kata Sadewo.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program. Bahkan, Banyumas kembali dipercaya menjadi lokasi pembangunan sekolah terintegrasi lainnya sebagai bagian dari pemerataan layanan pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sadewo berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh. Ia juga meminta para guru, pengasuh asrama, dan tenaga kependidikan membimbing para siswa dengan penuh kasih sayang sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung lahirnya generasi yang cerdas, mandiri, serta berkarakter.