Seleksi Ketat IPSI Jember, Pemetaan Kekuatan Menuju Kejurprov Jatim 2026

Seleksi Ketat IPSI Jember, Pemetaan Kekuatan Menuju Kejurprov Jatim 2026
Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jember. (Foto: Budi/Spektroom)

Jember-Spektroom : Upaya serius mempersiapkan kekuatan terbaik terus dilakukan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jember menjelang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jawa Timur 2026. Salah satu langkah krusial yang ditempuh adalah menggelar seleksi atlet secara ketat guna memastikan hanya pesilat berkualitas yang akan mewakili daerah. Seleksi yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 7-8 April 2026, dipusatkan di GOR PKPSO Kaliwates, Jember. Sebanyak 85 pesilat dari 12 perguruan silat ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka bersaing dalam berbagai kelas, baik kategori tanding maupun seni, dengan semangat tinggi demi mengamankan tiket menuju Kejurprov. Tak sekadar ajang penjaringan, seleksi ini juga menjadi sarana pemetaan kekuatan atlet Jember. Setiap pertandingan memperlihatkan kemampuan teknik, strategi, hingga ketahanan fisik dan mental para pesilat yang selama ini ditempa di perguruan masing-masing. Ketua Harian Pengkab IPSI Jember, H. Agus Supaat, pada Rabu (8/4/2026) menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan kompetitif. Ia menyebut, seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan atlet pilihan, bahkan beberapa di antaranya adalah peraih medali dari kejuaraan sebelumnya. “Seleksi ini menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas atlet yang akan kita turunkan. Dari 85 pesilat yang ikut, semuanya adalah hasil pembinaan terbaik dari 12 perguruan. Kami ingin atlet yang terpilih benar-benar siap bertanding dan mampu memberikan hasil maksimal,” ungkapnya. Dalam seleksi tersebut, panitia mempertandingkan 18 nomor, mulai dari kelas A hingga J. Namun demikian, tidak semua nomor akan dikirimkan ke Kejurprov. Tim pelatih bersama pengurus akan melakukan evaluasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan kesiapan fisik, mental, serta peluang prestasi di masing-masing kelas. Pelatih yang ditunjuk Pengkab IPSI Jember, Bayu Mardika Dinata, menjelaskan bahwa proses seleksi tidak hanya menitikberatkan pada hasil akhir pertandingan, tetapi juga melihat potensi perkembangan atlet ke depan. “Kami tidak hanya melihat siapa yang menang, tetapi juga bagaimana performa mereka di lapangan. Kesiapan fisik, mental, serta konsistensi bertanding menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan siapa yang layak diberangkatkan,” jelasnya. Selain kategori tanding, IPSI Jember juga memberikan ruang bagi pesilat kategori seni. Nomor beregu putra dan putri turut dipertandingkan, termasuk melibatkan atlet yang sebelumnya pernah meraih prestasi di ajang Porprov Jawa Timur 2024 di Malang. Kehadiran atlet berpengalaman tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi sekaligus standar bagi pesilat lain dalam meningkatkan kualitas penampilan mereka. Menghadapi Kejurprov yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 di Surabaya, IPSI Jember memasang target yang cukup ambisius, yakni meraih dua medali emas dari nomor tanding. Target ini didasarkan pada capaian sebelumnya saat Porprov Jawa Timur 2024, dimana Jember berhasil membawa pulang dua medali emas serta satu medali perunggu. “Capaian di Porprov menjadi modal penting sekaligus motivasi bagi kami untuk meningkatkan prestasi. Kami optimistis dengan persiapan yang matang, hasil di Kejurprov nanti bisa lebih baik,” jelasnya. Dengan proses seleksi yang ketat serta evaluasi berkelanjutan dari tim pelatih, IPSI Jember berharap dapat membentuk tim yang solid dan kompetitif. Para atlet yang terpilih nantinya tidak hanya diharapkan mampu bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga membuka peluang untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Terlebih, pesilat yang mampu meraih prestasi terbaik di Kejurprov berpeluang memperkuat Jawa Timur dalam ajang Pra-PON 2028 di Nusa Tenggara Barat. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sejak tahap seleksi. Dengan semangat juang yang tinggi dan persiapan yang semakin matang, Jember optimistis dapat kembali menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah pencak silat Jawa Timur. (budi s)

Berita terkait