Seleksi Sekda Ambon Dibuka, Bodewin Tekankan Transparansi dan Bebas KKN

Seleksi Sekda Ambon Dibuka, Bodewin Tekankan Transparansi dan Bebas KKN
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kota Ambon, Senin (27/4/2026), (Foto Spektroom Eva. M)


Ambon -Spektroom: Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kota Ambon, Senin (27/04/2026). Proses ini diikuti 4 peserta dan menjadi bagian dari upaya memperkuat birokrasi yang bersih dan profesional.

4 calon Sekot Ambon yang ikut dalam seleksi Foto Spektroom Eva. M

Pembukaan seleksi dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, lurah, raja, kepala desa, rohaniwan, tim percepatan pembangunan, serta insan pers. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 27–28 April 2026, dan disiarkan secara langsung melalui kanal resmi Pemerintah Kota Ambon.


Wali Kota Ambon, Bodewin menegaskan seleksi Sekda harus berjalan transparan, objektif, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ia menyebut proses ini sebagai bagian dari implementasi program prioritas pemerintah kota dalam memperkuat tata kelola birokrasi.

Seleksi ini harus melahirkan figur Sekda yang profesional, berintegritas, dan mampu mendorong percepatan pembangunan Kota Ambon,” tegasnya.
Pelaksanaan seleksi mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri PAN-RB tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon dalam laporannya menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari program penataan birokrasi yang bersih dan akuntabel. Proses dilakukan melalui metode asesmen untuk memastikan pengembangan karier ASN berjalan adil dan berbasis kompetensi.


Sebanyak 4 pejabat yang memenuhi syarat mengikuti seleksi. Mereka menjalani tahapan penilaian oleh panitia seleksi yang terdiri dari 7 orang unsur pemerintah, akademisi, dan profesional. Selain itu, asesmen kompetensi juga melibatkan tim dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.


Seluruh tahapan, termasuk pemaparan makalah peserta, dilakukan secara terbuka untuk menjamin akuntabilitas publik. Pemerintah Kota Ambon memastikan proses berjalan transparan tanpa intervensi.

)Melalui seleksi ini, Pemerintah Kota Ambon berharap dapat menghasilkan Sekretaris Daerah yang mampu memperkuat reformasi birokrasi dan menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.(EM)

Berita terkait

Pemprov DKI Kolaborasi  BI dan OJK  Akan Gelar Jakarta Creative Festival 2026

Pemprov DKI Kolaborasi BI dan OJK Akan Gelar Jakarta Creative Festival 2026

Jakarta - Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berkolaborasi menggelar Jakarta Creative Festival (JCF) 2026 pada 4–5 Juli 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan festival tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat dan mengembangkan potensi ekonomi

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Babinsa Jajaran Kodim 1425/ Jeneponto Perkuat Basis Data Balita Percepatan Penanganan Stunting

Babinsa Jajaran Kodim 1425/ Jeneponto Perkuat Basis Data Balita Percepatan Penanganan Stunting

Jeneponto- Spektroom :Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto melaksanakan pendampingan kegiatan validasi dan pengukuran ulang serentak data balita kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS) dan stunting di wilayah binaan masing-masing. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah desa dan kelurahan sebagai bagian dari upaya memperbarui data lapangan agar sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Dalam

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
PSN Blok Masela buka lapangan kerja Bawa Kesejahteraan Nyata Bagi Warga Tanimbar

PSN Blok Masela buka lapangan kerja Bawa Kesejahteraan Nyata Bagi Warga Tanimbar

Ambon-Spektroom: Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang berlokasi di wilayah perairan dan daratan Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, diproyeksikan menjadi penggerak utama kemajuan ekonomi dan peningkatan taraf hidup bagi masyarakat setempat. Harapan ini semakin menguat seiring dengan berbagai persiapan yang terus berjalan menuju tahap pelaksanaan pembangunan. Akhir-akhir ini, kehadiran tim

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru