Semangat yang Tak Pernah Menua, Wajah Jakarta Ramah Lansia di Usia Menuju Lima Abad

Semangat yang Tak Pernah Menua, Wajah Jakarta Ramah Lansia di Usia Menuju Lima Abad
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (depan) hadir dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026, di Jakarta Bird Land, Gelanggang Samudra Ancol, Jakarta Utara. (Foto: Kominfotik DKI Jakarta).

Jakarta - Spektroom : Riuh tawa dan wajah-wajah penuh semangat mewarnai Jakarta Bird Land, Gelanggang Samudra Ancol, Selasa (14/7/2026). Sekitar 500 anggota Forum Komunikasi Lanjut Usia (FKLU) dari lima wilayah kota administrasi berkumpul memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026.

Di tengah suasana hangat itu, para lansia menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap aktif, sehat, dan menikmati kehidupan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang hadir dalam peringatan tersebut mengaku terkesan melihat antusiasme para peserta. Baginya, semangat yang terpancar dari para lansia menjadi gambaran bahwa mereka tetap memiliki ruang untuk berkarya dan berinteraksi di tengah kehidupan kota.

"Yang saya ingat adalah semangatnya. Ini menunjukkan bahwa usia lanjut di DKI Jakarta memang mendapatkan banyak sekali perhatian dari Pemerintah DKI Jakarta," ujarnya.

Menurutnya, Jakarta kini memiliki sekitar 1,16 juta penduduk lanjut usia atau sekitar 10,6 persen dari total populasi. Angka itu menjadi pengingat bahwa pembangunan ibu kota tidak hanya berbicara tentang gedung-gedung tinggi dan infrastruktur modern, tetapi juga tentang bagaimana kota mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan bermartabat bagi mereka yang telah memasuki usia senja.

"Pertemuan seperti HLUN memiliki arti penting karena menjadi ruang bagi para lansia untuk tetap bersosialisasi, merasa dihargai, dan tetap produktif. Ia meyakini, harapan hidup yang baik tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik, tetapi juga oleh kebahagiaan dan hubungan sosial yang terjaga," ucapnya.

Sebagai bentuk perhatian, katanya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat berbagai program ramah lansia. Hingga Juni 2026, Kartu Lansia Jakarta (KLJ) telah dimanfaatkan oleh 168.497 penerima manfaat. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, sementara pendaftaran tetap dibuka bagi lansia yang memenuhi persyaratan.

"Di bidang kesehatan, berbagai layanan juga terus diperluas, mulai dari Posyandu Lansia, Poli Lansia Terpadu, hingga layanan kunjungan ke rumah melalui Pasukan Putih bagi lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas," ungkapnya.

Ia, pun mengajak para lansia memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah. Tak hanya soal kesehatan, Pemprov DKI Jakarta juga berupaya menjaga kemandirian para lansia melalui Sekolah Lansia.

"Saat ini terdapat 78 Sekolah Lansia dengan 2.278 peserta yang menjadi wadah belajar, berbagi pengalaman, sekaligus mempererat hubungan sosial. Yang paling penting bagi lansia adalah merasa tetap produktif, bahagia, dan mendapatkan rasa kasih sayang dari keluarga," ujarnya.

Kemudahan mobilitas melalui transportasi publik hingga akses ke sejumlah destinasi wisata juga menjadi bagian dari upaya menjadikan Jakarta semakin inklusif bagi seluruh kelompok usia.

Berita terkait