Sembelih 682 Sapi Dan 6.233 Kambing, MTA Pusat Solo Konsisten Bagikan Daging Korban Dengan Besek.
Solo - Spektroom : Dalam mengemas daging korban yang dibagikan kepada masyarakat , Majlis Tafsir Al Quran MTA Pusat tetap konsisten tidak menggunakan kantong plastik, tetapi dengan wadah anyaman bambu tradisional yang disebut besek serta diberi alas daun jati.
Dipilih wadah tradisional selain lebih ramah lingkungan juga daging korban yang dibagikan akan lebih awet karena wadah yang dipergunakan berpori pori.
Dikonformasi ( Kamis, 28/05/2026 ) Ketua Panitia Qurban MTA Pusat Muhammad Ghozali menjelaskan mengemasan dengan besek sudah dilakukan bertahun tahun dengan pertimbangan selain ramah lingkungan juga daging lebih awet tidak cepat basi.
" Menggunakan besek karena ramah lingkungan kemudian daging yang ditaruh dibesek kemudian dilambari daun jati itu akan lebih awet karena ada pori porinya " Jelas Ghozali.
Sedang distribusi pembagian yang jumlahnya ribuan dilakukan secara struktur berbasis data penerima manfaat yang telah diinput terlebih dahulu, dimana tiap cabang MTS yang berdekatan menyuplai hewan dan mengambil alih distribusi ke wilayah masing masing setelah proses memotong hewan selesai.
Sementara, dalam memotong hewan korban sudah menjadi tradisi selama puluhan tahun dilaksanakan selama 4 hari sejak rabu 27 mei 2026.
" Kalau dalam Kepantiaan kita sudah terbiasa untuk melaksanakan puluhan tahun lalu.jadi modelnya hampir sama kita sembelih selama 4 hari kalau dipusat" Ungkap Ghozali.
Hampir sama dengan tahun lalu, tahun 2026 ini MTA menyembelih 682 ekor sapi dan 6.233 ekor kambing
Sedang lokasi pusat penyembelihan tersebar di 7 Wilayah meliputi Pusat 1 Makamhaji Sukoharjo,
Pusat 2 Matesih Karanganyar,
Pusat 3 Polokarto Sukoharjo,Pusat 4 Bakalan Sragen, Pusat 5 Karangdowo Klaten,
Pusat 6 Potronayan Boyolali dan Pusat 7 di Ngrampal Sragen. ( Dan )