Sembilan Petenis Meja F-One Ternate Ikuti Open Turnamen Di Manado.

Sembilan Petenis Meja F-One Ternate Ikuti Open Turnamen Di Manado.

SPEKTROOM.ID - Sembilan petenis meja dari klub F-One Ternate Provinsi Maluku Utara mengikuti Open Turnamen tenis meja di kota Manado provinsi Sulawesi Utara, 20-22 Juni 2025.

Pertandingan yang khusus diikuti pemain devisi 3 berlangsung cukup seru karena sebagian besar pemain senior yang pernah menjuarai Open Tournament di berbagai tempat ikut ambil bagian.

Ketua panitia, Noldi Evans Octavianus Wior di arena pertandingan menyebutkan, jumlah peserta yang terdaftar lebih dari 70 peserta, berasal dari Provinsi Sulawesi Utara seperti Manado, Bitung,Tondano, Tomohon, Minahasa Utara dan dari luar daerah adalah F-One Ternate, Provinsi Maluku Utara.

"Ya, diikuti 70 lebih petenis meja yang berasal dari Provinsi Sulut dan 9 diantaranya dari Ternate, dari klub tenis meja F-One dan yang sempat melaju ke putaran 8 besar atas nama Djaldan setelah mengalahkan petenis meja Feki Polii dari Tondano, Icat Rampengan dari Manado dan Iwan Juga dari Manado." ujarnya, Minggu (22/06/2025).

Sementara 2 petenis meja lainnya dari F-One Ternate, H Irfan Daeng Barang dan Darmin Latif kandas di putaran kedua.

Diketahui, Petenis meja F-One masing-masing H Muhammad Daeng Barang, H Abdullah Daeng Barang, H Irfan Daeng Barang, Kamis Daud, Mahmud, Djaldan, Darmin Latif, Samin Hamundu dan Fadli.

Open Turnamen yang menggunakan sistim gugur, keluar sebagai juara 1, James Kuntak, juara 2, Noldi Dalensang, juara 3 bersama Rully dan Yoppi masing-masing dari klub Rumah Tenis Meja (RTM) Manado dan Minahasa Utara.

Menurut Noldi yang juga coach RTM Manado dan peraih medali emas kejuaraan tenis meja Indonesia Timur di Manado tahun 1989, tujuan digelarnya pertandingan devisi 3 untuk menjunjung tinggi sportivitas.

"Digelarnya pertandingan ini selain menjunjung sportivitas juga menjalin persahabatan pemain Sulawesi Utara dengan Maluku Utara yang sama-sama memiliki semboyan Torang Samua Basudara". katanya lagi.

Sementara Tim Manajer F-One Ternate, H Abdullah Daeng Barang mengatakan,
pertandingan ini tidak hanya sekedar meraih juara, tetapi yang paling penting adalah memupuk rasa persaudaraan sejati di kalangan atlet tenis meja.

"Selaku ketua tim saya berharap ajang pertandingan ini tidak hanya sekedar mencari juara tetapi yang paling penting adalah memupuk rasa persaudaraan sejati di kalangan atlet tenis meja".ujar Daeng Barang.(Samin.H- Ternate).

Berita terkait

Jateng Masuk Empat Besar Kasus Scam Digital, BI Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Jateng Masuk Empat Besar Kasus Scam Digital, BI Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Semarang-Spektroom : Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital yang semakin marak seiring pesatnya perkembangan transaksi keuangan berbasis teknologi. Jawa Tengah tercatat sebagai salah satu provinsi dengan jumlah laporan penipuan digital tertinggi di Indonesia. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, M Noor

Karindra, Bian Pamungkas
Tabang  Putra FC dan Tanadoang FC Lolos Semifinal  Kapolres Cup II, Kapolres Ajak Suporter Jaga Sportivitas

Tabang Putra FC dan Tanadoang FC Lolos Semifinal Kapolres Cup II, Kapolres Ajak Suporter Jaga Sportivitas

Kepulauan Selayar-Spektroom : Tabang Putra FC dan Tanadoang FC berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup II Tahun 2026 setelah meraih kemenangan pada laga perempat final yang berlangsung di Lapangan Pemuda Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (24/6/2026) sore. Pada pertandingan pertama, Tanadoang FC meraih kemenangan

Nur Jalil Sultan, Bian Pamungkas
Hadiri Festival Minangkabau 2026, Wali Kota Zulmaeta Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Hadiri Festival Minangkabau 2026, Wali Kota Zulmaeta Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Tanah Datar-Spektroom: Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi penyelenggaraan Festival Minangkabau 2026 di kawasan Istano Silinduang Bulan dan Lapangan Cindua Mato, Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, karena dinilai mampu memperkuat pelestarian budaya Minangkabau sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apresiasi tersebut disampaikan

Rafles