SEMMI Kalteng Desak Kejati Usut Dana Pokir, Beri Tenggat 3x24 Jam

SEMMI Kalteng Desak Kejati Usut Dana Pokir, Beri Tenggat 3x24 Jam
Ketua SEMMI Kalteng, Afan Safrian: aksi respons terhadap dugaan ketidakjelasan dana pokir. (Foto:Andre/Istimewa)

Palangka Raya-Spektroom :
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kalimantan Tengah mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Kalteng, Senin (30/3/2026) sore. Mereka menuntut transparansi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan dana pokok pikiran (pokir) DPRD Kalteng.

Aksi mahasiswa sempat memanas saat massa mencoba masuk ke dalam kantor untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Aparat keamanan yang berjaga memberikan peringatan hingga situasi akhirnya bisa dikendalikan dan kembali kondusif.


Ketua SEMMI Kalteng, Afan Safrian, menyebut aksi tersebut merupakan bentuk respons atas keresahan publik terhadap dugaan ketidakjelasan pengelolaan dana pokir.
"Kami melihat ada persoalan serius terkait dana pokir yang selama ini tidak transparan. Masyarakat tidak tahu peruntukannya untuk apa," tegas Afan dalam orasinya.

Ia menegaskan, tuntutan yang dibawa bukan sekadar menyasar individu tertentu, tetapi mendorong adanya audit menyeluruh terhadap mekanisme pengusulan hingga penggunaan anggaran tersebut.
"Harus diperiksa semuanya, dari mana usulan pokir itu berasal dan digunakan untuk apa. Kalau bisa dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat," lanjutnya.

SEMMI juga memberi tekanan dengan batas waktu kepada aparat penegak hukum agar segera mengambil langkah konkret.
"Jika dalam tiga kali dua puluh empat jam tidak ada perkembangan, kami akan kembali menggelar aksi yang lebih besar," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng, Arip Zahrulyani, memastikan pihaknya telah menerima dan mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
"Jaksa bekerja berdasarkan alat bukti yang cukup dan harus profesional serta netral. Kami juga berterima kasih atas informasi dari mahasiswa," kata Arip.

Meski telah mendapat respons, SEMMI menegaskan akan terus mengawal isu tersebut dan tidak menutup kemungkinan kembali turun ke jalan jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.
(Polin Andre)

Berita terkait