Senyum Kecil Menyambut Hari Bhayangkara: Ketika Sunat Gratis Menjadi Harapan Baru bagi Anak-anak Kalbar
Pontianak-Spektroom : Pagi itu, suasana di Klinik Polda Kalimantan Barat terlihat berbeda dari biasanya. Tangis kecil bercampur tawa anak-anak memenuhi ruang tunggu. Sebagian tampak tegang menggenggam tangan orang tuanya, sementara yang lain sibuk bercanda dengan teman sebaya untuk mengusir rasa gugup.
Di tengah suasana hangat tersebut, Polda Kalbar melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar bakti kesehatan berupa sunat massal gratis dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Senin (15/06/2026).
Bagi sebagian keluarga, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan gratis. Di balik antrean panjang peserta, tersimpan cerita tentang harapan, perhatian, dan kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sekitar 200 anak dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat mengikuti program yang dilaksanakan secara bertahap tersebut.
Dengan menggunakan metode modern yang aman, cepat, dan minim rasa sakit, para peserta menjalani proses sunat didampingi tenaga medis profesional dari Biddokkes Polda Kalbar.
Di ruang tindakan, petugas medis berupaya mencairkan suasana.
Ada yang mengajak anak-anak berbincang, ada pula yang memberikan semangat agar mereka lebih tenang menghadapi prosedur yang bagi sebagian anak menjadi pengalaman pertama yang cukup menegangkan.
Bagi para orang tua, program ini memberikan manfaat yang sangat berarti. Selain membantu meringankan biaya, mereka juga merasa lebih tenang karena tindakan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman dengan fasilitas yang memadai.
Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Dr.Pipit Rismanto, S.I.K.,M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin anak-anak Kalbar tumbuh sehat dan mendapatkan layanan kesehatan dasar tanpa dipungut biaya. Ini merupakan bentuk pengabdian Polda Kalbar kepada masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya.
Tidak hanya mendapatkan layanan sunat, seluruh peserta juga memperoleh pemeriksaan kesehatan awal, obat-obatan, serta bingkisan pasca tindakan. Orang tua pun diberikan edukasi mengenai perawatan pasca sunat agar proses penyembuhan berlangsung optimal dan anak-anak dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.
Kegiatan ini menjadi salah satu gambaran bagaimana peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di akhir kegiatan, senyum para peserta yang baru selesai menjalani sunat tampak menghiasi wajah mereka. Rasa cemas yang sebelumnya terlihat perlahan berganti menjadi kebanggaan.
Sementara bagi para orang tua, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir melalui sentuhan kemanusiaan yang memberi manfaat nyata.
Semangat "Polri untuk Masyarakat" pun terasa hidup, bukan hanya dalam slogan, melainkan melalui aksi yang menyentuh kehidupan warga sehari-hari.