Sepasang Kekasih Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan Pada Pengemudi Ojek
Spektroom: Sesosok mayat pria paruh baya yang berprofesi sebagai pengemudi ojek ditemukan tewas dalam kondisi tertelungkup di belakang warung tepi Jalan Raya Beton, Gringsing, Selasa (16/12/2025).
Diketahui, pria tersebut merupakan korban pembunuhan dan pencurian yang dilakukan oleh sepasang kekasih.
Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana Selasa (23/12/2025) memastikan, setelah dilakukan pemeriksaan intensif, ternyata jenazah merupakan korban pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan meninggal dunia.
Hal itu dibuktikan dengan hilangnya barang-barang berharga, seperti sepeda motor, ponsel dan uang tunai saat dilakukan pengecekan di tempat kejadian perkara.
"Setelah dilakukan penyelidikan , ditemukanlah dua orang pelaku, yakni sepasang kekasih berinisial SM dan DK di Kabupaten Rembang. Setelah diinterogasi, kedua tersangka telah mencampurkan ramuan tumbuhan kecubung ke dalam minuman pengemudi ojek, hingga menyebabkan tewas," ujarnya Kapolres
Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, ternyata kedua tersangka telah melakukan aksinya sebanyak 7 kali, di beberapa tempat yang berbeda.
"Pertama tertangkap di Tegal dan sudah menjalani hukuman pidana satu tahun, kedua di Kendal dan lima kali di Kabupaten Batang," ujarnya.
Modus yang digunakan, kedua tersangka berangkat dari Weleri ke Plelen, lalu keduanya berbagi tugas, SM mencari korban dan DK menunggu di lokasi yang ditentukan.
Setelah menemukan target, SM meminta korban mengantar ke lokasi.
“Namun, SM berhenti sejenak untuk menawari minuman stamina yang telah dicampur kecubung. Korban mengalami halusinasi, pingsan dan meninggal di TKP," ucapnya.
Kedua tersangka membawa barang milik korban berupa telepon genggam, sepeda motor dan uang tunai Rp1,2 juta.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP juncto 365 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.
Sementara, keponakan korban, Rahayu dan Zida Widodo mengaku terpukul atas peristiwa yang menimpa pamannya.
Pasca terungkapnya pelaku pembunuhan sang paman, pihak keluarga mengharapkan agar pelaku dihukum seberat mungkin.
"Pinginnya dihukum berat kalau bisa hukuman mati, karena setelah ditelusur sudah menghilangkan nyawa banyak orang. Tapi tetap kami berterima kasih ke Pak Kapolres Batang sama Tim Resmob yang berhasil mengungkap pembunuh paman kami,” ucap mereka. (HK)