Seribu Kasus Baru Malaria, Setiap Bulan Ditemukan di Provinsi Papua

Seribu Kasus Baru Malaria, Setiap Bulan Ditemukan di Provinsi Papua
Keterangan plt.Kadinkes papua Beeri Woapri, tentang temua kasus baru malaria. ( foto:doc. Dinkesh.papua).

Jayapura-Spektroom: Banyaknya masyarakat menganggap malaria sebagai "penyakit biasa" dan enggan meminum obat pencegah disertai kurangnya pemahaman tentang bahaya penyakit ini membuat kepatuhan masyarakat terhadap pengobatan medis atau penggunaan kelambu berinsektisida masih sangat rendah.

Kebiasaan tersebut berakibat pada terus bertambahnya penderita malaria, dimana pihak Dinas Kesehatan provinsi Papua menyebut setiap bulan tercatat seribu kasus baru tersebar pada sembilan kabupaten dan kota di Papua.

Pelaksana Tugas/Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Beeri Wopari menjelakan, tren kasus malaria saat ini mengalami peningkatan dibanding sebelumnya.

“Kalau kita lihat tren yang ada, terjadi peningkatan penambahan kasus baru malaria. Dari sembilan kabupaten kota bisa sampai seribuan kasus baru per bulan,” jelas Beeri di Jayapura, Rabu, 24 Juni 2026.

Selain pola kebiasaan menganggap malaria sebagai penyakit biasa, peningkatan kasus dipengaruhi pula oleh kondisi cuaca dengan curah hujan yang tinggi yang ikut menciptakan lebih banyak tempat berkembang biak nyamuk penyebab malaria.

"Disamping itu, peningkatan penemuan kasus juga dipengaruhi upaya deteksi dini yang diperkuat di puskesmas dan fasilitas kesehatan. Pemerintah terus mendorong tenaga kesehatan menemukan kasus malaria sedini mungkin,"ujar Beeri.

Penemuan kasus malaria menurunya, menunjukkan layanan kesehatan semakin aktif melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat.

Iapun mengimbau masyarakat untuk melakukan cara praktis mencegah berkembangnya malaria, antara lain lindungi diri dari gigitan nyamuk, tidur memakai kelambu, minum obat pencegah sesuai petunjuk medis serta bersih lingkungan. Basmi sarang nyamuk: Terapkan 3M (Menutup, Menguras, Mengubur) dan bersihkan genangan air di sekitar rumah agar nyamuk tidak berkembang biak.

Berita terkait

Gubernur Buka Peluang Maluku Jadi Pusat Ekosistem Keselamatan Pelayaran Timur Indonesia

Gubernur Buka Peluang Maluku Jadi Pusat Ekosistem Keselamatan Pelayaran Timur Indonesia

Jakarta–Spektroom : Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Perkumpulan Pengusaha Alat Keselamatan Pelayaran Indonesia (DPN PPAKPI) Periode 2026-2029, yang berlangsung di Ballroom GIIA Hotel, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sadali Ie, disampaikan

Eva Moenandar, Rafles
AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

Bogor-Spektroom : PT AXA Financial Indonesia (AFI) melalui program AFI Berbagi bersama Yayasan Anugerah Semesta Nusantara merevitalisasi fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Seroja 2 di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Revitalisasi tersebut ditujukan untuk mendukung akses pendidikan usia dini, layanan kesehatan dasar,

Irvan Idris Saleh, Rafles
ссс