Seribu Porsi Makan Sahur Gratis Per Hari di Masjid Agung Surakarta

Seribu Porsi Makan Sahur Gratis Per Hari di Masjid Agung Surakarta
Seribu porsi per hari untuk makan sahur bersama dalam 10 hari terakhir Ramadan di Masjid Agung Surakarta. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom; Sedikitnya seribu porsi makan sahur per hari, disediakan gratis oleh Pengurus Masjid Agung Surakarta untuk Sahur Bersama dalam 10 hari terakhir Ramadan 1447 Hijriayah tahun 2026.

Makan sahur itu disedikan untuk jamaah yang melakukan Iktikaf di masjid peninggalan kerajaan Mataram Islam di kawasan Kauman Kota Solo.

Berdasarkan pengamatan Spektroom di lokasi, menu makan sahur bersama itu cukup variative, seperti nasi ayam, nasi rawon maupun nasi sop lengkap dengan lauk, sambal dan kerupuk.

Selain itu juga disediakan teh panas, teh tarik dan air mineral. Santap sahur itupun langsung diserbu jamaah, sehingga dalam waktu yang tidak lama, ludes tak tersisa.

“Sekitar jam 02.30 sudah habis, hanya kebagian kerupuknya. Tapi gapapa, saya sudah bawa bekal dari rumah. Hanya penasaran saja sih, pengin merasakan menu makan sahur disini, tadi saya lihat ada nasi rawon dengan kuah yang panas,” ujar Armia, salah seorang jamaah yang datang ke Masjid Agung bersama suaminya, Rabu dini hari (18/3/2026).

Baginya, datang ke Masjid Agung di 10 hari terakhir Ramadan tujuannya untuk Iktikaf dengan melaksanakan Qiyamul Lail atau sholat malam, berdoa dan tadarus Al Quran. Sehingga ketika tidak mendapatkan jatah makan sahur dari masjid, tidak menjadi persoalan.

“Jam 02.00 saya mengikuti Qiyamul Lail berjamaah. Ketika selesai dan turun ke halaman masjid tempat sahur bersama, makanan sudah habis. Yang ada teh panas dan teh tarik,” ucap ibu rumah tangga yang juga pegawai sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Solo ini.

Petugas menata makanan untuk Sahur Bersama dalam 10 hari terakhir Ramadan di Masjid Agung Surakarta. (Foto: Ciptati Handayani)

Tengah malam menjelang pukul 01.00 dini hari, terlihat sejumlah petugas sibuk mempersiakan makan sahur bersama itu di bangunan sisi kanan dan kiri halaman Masjid Agung. Sekitar jam 02.00 dini hari, deretan piring berisi nasi lengkap dengan lauknya sudah tertata rapi berjajar di meja panjang. Namun karena jumlah jamaah lebih banyak dari porsi makanan yang disediakan, maka tidak semua kebagian makan.

Terlihat pula, jamaah begitu menikmati santap sahur dengan duduk di kursi taman maupun disisi bangunan yang ada di halaman masjid, dan sebagian membawa makanan ke serambi masjid.

“Pada awal-awal 10 hari terakhir Ramadan, saya masih bisa antre mendapatkan makan sahur disini, tapi mendekati akhir Ramadan ini antreannya terlalu banyak dan saya tidak kebagian. Sepertinya jamaahnya makin banyak yang datang ke masjid Agung,” tutur Aldi, jamaah asal Palur Karanganyar.

Sementara Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta KH. Muhammad Muhtarom mengatakan, program Sahur Bersama dalam 10 hari terakhir Ramadan sudah dilaksanakan sejak lama. Ini sebagai bagian layanan masjid untuk jamaah yang melakukan Iktikaf di masjid.

Hingga saat ini, pihaknya baru mampu menyediakan seribu porsi per hari, namun karena jumlah jamaah yang hadir kini semakin banyak, maka sebagian tidak kebagian.

“Kami berusaha melayani jamaah sebaik mungkin, dengan menyediakan 1000 porsi untuk sahur bersama dan 400 porsi untuk buka puasa. Namun karena jamaah yang hadir jumlahnya lebih banyak maka ada yang tidak kebagian,” jelas KH Muhtarom.

 

 

 

 

Berita terkait

Pemerintah Jaga Defisit APBN Dibawah 3 Persen, Siapkan Strategi Antisipasi Kenaikan Harga Energi

Pemerintah Jaga Defisit APBN Dibawah 3 Persen, Siapkan Strategi Antisipasi Kenaikan Harga Energi

Jakarta-Spektroom : Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi. Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, Kamis (19/03/2026). Airlangga menjelaskan bahwa Presiden menegaskan pentingnya menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan

Rafles