Shindoka Maluku Utara Gelar Gashuku Persiapan Ujian Kenaikan Sabuk

Shindoka Maluku Utara Gelar Gashuku Persiapan Ujian Kenaikan Sabuk
Persiapan ujian kenaikan sabuk Perguruan Karate Shindoka Gelar Ghasuku (Foto:Shindoka Malut)

Ternate-Spektroom : Perguruan Karate Shitoryu Indonesia Karate-do (Shindoka) Provinsi Maluku Utara melaksanakan Gashuku sebelum pelaksanaan ujian kenaikan sabuk, yang dipusatkan di Pantai Tolire Kecil Kelurahan Takome Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan Gashuku ini juga merupakan program rutin yang dilaksanakan bagi para atlit yang telah mengikuti latihan dan akan mengikuti ujian di perguruan Shindoka.

Ketua Perguruan Shindoka Provinsi Maluku Utara, Muaz Umasugi kepada Spektroom disela-sela pelaksanaan Ghasuku mengatakan, kegiatan Ghasuku ini merupakan persiapan bagi karateka untuk mengikuti ujian kenaikan sabuk.

"Ada 12 karateka yang ikut Ghasuku untuk persiapan menghadapi ujian kenaikan sabuk nanti," ujar Muaz.

Dari 12 karateka itu akan mengikuti ujian kenaikan sabuk putih ke kuning, kuning ke hijau, hijau ke biru dan sabuk coklat kyu 1.

Ujian kyu ini kata Muaz juga sebagai evaluasi para karateka yang telah mengikuti latihan dan ujian dilakukan 4 bulan sekali.
"Di tahun 2026 ini juga akan tetap dilakukan ujian sesuai dengan program dan jadwal yang sudah ditetapkan," ucap Muaz.

Pada pelaksanaan Ghasuku yang dilakukan para karateka didampingi pelatih Abd. Mufid dan Kurniawati serta para pengurus Shindoka Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate.

Melalui Ghasuku ini diharapkan para karateka yang akan mengikuti ujian kenaikan sabuk sudah mempersiapkan diri dengan baik fisik maupun mental untuk ujian.

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс