Sisi Edukasi Operasi Keselamatan Pallawa 2026 Hari Kedua, Sat Lantas Polres Parepare Lakukan Police Goes to School di SMK Bahari
Spektroom - Sisi edukasi dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 terus digencarkan Satuan Lalu Lintas Polres Parepare. Memasuki hari kedua operasi, Sat Lantas Polres Parepare menggelar kegiatan Police Goes to School di SMK Bahari Parepare, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan edukasi tertib berlalu lintas ini berlangsung sekitar pukul 08.30 Wita, bertempat di SMK Bahari Parepare yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman No. 68, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muh. Arsyad, didampingi Kanit Kamsel IPTU Sumiati, bersama 2 (dua) personel Sat Lantas lainnya, yakni Bripka Umriani Umar dan Brigpol Yuyustiadi.
Dalam kegiatan tersebut, AKP. Arsyad memberikan iimbauan serta edukasi tertib berlalu lintas kepada para siswa-siswi SMK Bahari Parepare sebagai bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Pallawa 2026.
AKP. Arsyad menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan para pelajar dalam menaati aturan berlalu lintas, khususnya saat berkendara di jalan raya. Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama penggunaan helm standar SNI sebagai pelindung kepala.
Selain itu, AKP Arsyad juga memberikan penjelasan secara lugas terkait larangan berboncengan lebih dari satu orang. Menurutnya, perilaku tersebut masih kerap ditemukan di kalangan pelajar dan sangat berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Dalam kesempatan itu, AKP. Arsyad turut menyampaikan delapan sasaran prioritas pelanggaran dalam Operasi Keselamatan Pallawa 2026, antara lain kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, kendaraan over dimensi dan over loading, penggunaan sirine dan rotator tidak sesuai peruntukan, pemasangan TNKB yang tidak sesuai ketentuan, kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum, kendaraan angkutan barang yang mengangkut orang, kendaraan tidak laik jalan, serta pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI.
Kasat Lantas juga menyoroti perilaku penggunaan handphone saat berkendara yang dinilai sangat berbahaya. Ia menyebutkan bahwa penggunaan handphone saat berkendara menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas, dan ironisnya masih sering diabaikan oleh kalangan pelajar.
“Berkendara sambil menggunakan handphone sangat berisiko dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” katanya menegaskan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pelajar, dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas membagikan helm kepada siswa-siswi SMK Bahari Parepare.
Melalui kegiatan Police Goes to School ini, Sat Lantas Polres Parepare berharap dapat menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini serta menciptakan generasi pelajar yang tertib, disiplin, dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.