Siswa MI Unggul Terpadu Thawalib Padang Panjang, Raih Medali Perak OMI Cabang IPAS Tingkat Nasional

Siswa MI Unggul Terpadu Thawalib Padang Panjang, Raih Medali Perak OMI Cabang IPAS Tingkat Nasional
(Foto: Kominfo Padang Panjang)

Spektroom - Siswa MI Unggul Terpadu Thawalib Padang Panjang, Arkan Said Ramadhan meraih Medali Perak pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) cabang IPAS Tingkat Nasional Tahun 2025, di Tangerang, Banten pada 11-14 November.

Dalam ajang bergengsi ini, Arkan beserta kontingan Sumbar lainnya mendapatkan dukungan penuh dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, begitu juga dengan Bpk Kakankemenag Bpk.H.Mukhlis,M.S.Ag, M.Ag serta Yayasan Thawalib Padang Panjang.

Perjalanan Arkan dimulai dari Padang Panjang bersama rombongan Kementerian Agama Kota Padang Panjang menuju Kanwil Sumbar. Dan ia bergabung dengan tim Kanwil Sumbar bersama 46 peserta lainnya yang juga mewakili dari berbagai madrasah.

"Alhamdulillah Arkan dan tim mengikuti rangkaian kegiatan lomba dan pembinaan yang berlangsung ketat dan penuh semangat. Melalui proses seleksi dan perlombaan yang panjang serta menantang dan berhasil mengharumkan nama madrasah dan daerahnya dengan meraih medali perak," ujar Kepala Sekolah MIUT, Misrawani.

Ia juga mengatakan prestasi ini menjadi bukti nyata kerja keras, doa, dan dukungan dari seluruh pihak - mulai dari, kepala madrasah, Guru Pembimbing, keluarga, hingga instansi Kemenag.

"Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya lagi.(RRE/rilis/shintia)

Berita terkait

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Junaidi, Agung Yunianto Spektroom – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan

Junaidi