Skuad Baru, Jersey Baru, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Targetkan Nangkring di 3 Besar
Bandarlampung - Spektroom: Sepakbola selalu mampu menyatukan banyak orang, meski dilapangan hanya 11 orang namun dibaliknya, ada ribuan suporter, ada pelatih, ada manajemen, bahkan masyarakat pecinta bola.
Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal pada Launching Team dan Jersey Bhayangkara Presisi Lampung FC, di Stadion Sumpah Pemuda Bandarlampung, Sabtu (29/8/2026) petang.
Menurut Mirza semenjak Bayangkara FC hadir di Lampung. Bayangkara FC mampu memberikan harapan seluruh masyarakat Lampung kepada prestasi sepak bola di Lampung.
"Satu tahun perjalanan Bayangkara FC sungguh luar biasa, kita tahu di tahun pertama kita telah bisa masuk ke lima besar dan tentunya lima besar ini bukan prestasi akhir bukan target akhir dan musim kompetisi tahun ini kita targetkan di 3 besar" ujar Gubernur Mirza berharap.
Oleh karena itu, untuk mempersiapkan menjadi 3 besar, Bayangkara FC hari ini memperkenalkan jersey baru & skuad baru.
"Kepada para pemain Saya ingin mengajak, mari kita bersama-sama membangun tim yang profesional dan solid. Klub yang kuat tidak dibangun dengan satu musim saja, tapi melalui kerja konsisten, pembinaan berkelanjutan, dan komitmen yang tidak pernah berhenti" ucap Mirza.
Sementara Kakor Lantas Polri, sekaligus CEO Bayangkara Presisi Lampung FC, Irjen Pol Wibowo, membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan, Olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Selain untuk membentuk masyarakat yang sehat dan tangguh, olahraga juga menjadi sarana untuk membangun karakter, memperarat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap bangsa dan negara.
"Sepak bola memiliki kekuatan yang besar untuk menyatukan masyarakat di tengah berbagai perbedaan latar belakang. Kita memahami bahwa tidak ada pemain yang dapat memenangkan pertandingan seorang diri. Setiap pemain harus memahami perannya, mempercayai rekannya satu tim, menjalankan strategi, serta menyatukan kemampuan untuk mencapai tujuan bersama" urai Irjen Pol Wibowo.
Untuk diketahui pada musim Kompetisi 2026/27 mendatang. Klub berjuluk The Guardians tersebut tetap mempertahankan deretan pemain lokal andalan mereka, sembari melakukan pembersihan skuad secara masif dengan melepas 15 pemain. Langkah ini menegaskan komitmen Bhayangkara FC untuk membangun fondasi tim yang lebih solid.
Bhayangkara Presisi Lampung FC juga telah memperpanjang masa bakti sejumlah pemain lokal di berbagai lini yang menjadi tulang punggung tim pada musim sebelumnya.
Di posisi penjaga gawang, Awan Setho Raharjo tetap dipercaya mengawal gawang The Guardians.
Sektor pertahanan juga mendapat kepastian dengan tetap bertahannya bek berpengalaman I Putu Gede Juni Antara, bek muda potensial Muhammad Ferarri, serta Frengky Missa.
Sementara itu di lini tengah dan depan, Bhayangkara FC memastikan kesetiaan Wahyu Subo Seto, Teuku Muhammad Ichsan, Sani Rizki Fauzi, Ryan Kurnia, Ginanjar Wahyu Ramadhani, hingga talenta muda Evandra Florasta.
Seiring dengan dipertahankannya para pilar lokal, manajemen Bhayangkara FC juga mengambil keputusan besar dengan melepas 15 pemain sekaligus. Evaluasi besar-besaran ini berdampak pada perombakan legiun asing serta sejumlah nama populer di kancah sepak bola nasional.(@Ng).