SMPN 24 Pontianak Perkuat Karakter Siswa di Bulan Ramadhan

SMPN 24 Pontianak Perkuat Karakter Siswa di Bulan Ramadhan
Kepala SMP Negeri 24 Pontianak, Rahmadi Romi, S.T., foto bersama para siswa dewan guru dan dai pendakwah yg mengisi tausiah Ramadan. Foto: Dok SMPN 24

Pontianak – Spektroom : Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan keluarga besar SMP Negeri 24 Kota Pontianak sebagai momentum untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

Melalui program kokurikuler yang terintegrasi, sekolah tersebut menggelar berbagai kegiatan religius yang melibatkan seluruh warga sekolah, Rabu (11/03/2026).

Kepala SMP Negeri 24 Kota Pontianak, Rahmadi Romi, S.T., menjelaskan bahwa selama Ramadan pihak sekolah menyelenggarakan kegiatan menulis sekaligus menghafal ayat-ayat pendek Al-Qur’an, secara rutin setiap hari Selasa hingga Jumat selama bulan Ramadan.Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai spiritual kepada siswa secara berkelanjutan.

Selain kegiatan menulis dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, sekolah juga menyelenggarakan Tausiah Ramadan dengan menghadirkan penceramah dari luar yang memiliki kompetensi di bidang keagamaan.Tausiah pertama telah dilaksanakan pada 2 Maret 2026 dengan menghadirkan penceramah Ustaz Drs. Muhammad Paino.

Sementara tausiah ke-2 dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2026 dengan menghadirkan Ustaz Tri Wibowo, M.Pd., seorang dai yang cukup dikenal di Kalimantan Barat, khususnya di kalangan pelajar.

Gaya ceramahnya yang humoris namun tetap sarat pesan moral membuat materi keagamaan lebih mudah diterima oleh para siswa. Tema yang diangkat adalah “Jadikan Ramadan sebagai kesempatan untuk memperbaiki dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.”

Rahmadi Romi menambahkan seluruh rangkaian kegiatan Ramadan melibatkan siswa kelas 7, 8, dan 9, serta para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan SMP Negeri 24 Pontianak.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam pembentukan karakter siswa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Ramadan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, secara internal untuk meningkatkan ketakwaan seluruh warga sekolah. Kedua, secara lebih luas untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan beriman.

Ia juga berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan mampu membentuk generasi muda yang kuat secara moral, cerdas secara intelektual, serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang kokoh.

Melalui rangkaian kegiatan Ramadan ini, SMP Negeri 24 Kota Pontianak berupaya menjadikan sekolah bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan spiritual bagi para siswa.

Berita terkait

Mendiktisaintek : Tantangan Global Hadapi Krisis Iklim, Disrupsi Tehnologi, Ketidakpastian Ekonomi Hingga Dinamika Geopolitik

Mendiktisaintek : Tantangan Global Hadapi Krisis Iklim, Disrupsi Tehnologi, Ketidakpastian Ekonomi Hingga Dinamika Geopolitik

Solo - Spektroom : Dunia sekarang ini menghadapi Tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari krisis iklim, disrupsi teknologi, hingga ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik terus terjadi termasuk dialami bangsa Indonesia. Dalam sambutan Dies Natis ke 50 Universitas Sebelas Maret UNS Surakarta, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Tehnologi - Mendiktisaintek Prof

Murni Handayani