Songsong Indonesia Emas 204, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Songsong Indonesia Emas 204, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Foto Capture YouTube Kemendikdasnen

Spektroom - Mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPP PA) serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menghadiri Apresiasi Bunda Paud Tingkat Nasional Tahun 2025, di The Suitan Hotel & Residence, Jakarta, Kamis(13/11/2025).

Kegiatan tersebut digelar Dalam rangka memberikan Apresiasi kepada Bunda PAUD yang telah berkontribusi mewujudkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, diselenggarakan Kemendikdasmen  diberikan  kepada Bunda PAUD Provinsi Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan  Kelurahan/Desa.


Nampak hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pembina Seruni Kabinet Merah Putih,  Selvi Ananda Gibran Rakabuming. 


Dalam sambutannya Selvi Ananda Gibran Rakabuming mengatakan,  di tahun 2024 BPS mencatat angka partisipasi kasar Indonesia untuk kelompok usia 5 sampai 6 tahun,  adalah 74,5%.

audio-thumbnail
Voice Selpi Ananda
0:00
/100.80975


Data ini merupakan salah satu indikator strategis untuk melihat partisipasi pendidikan di Indonesia, artinya masih ada seperempat anak-anak usia 5 sampai 6 tahun yang masih harus dijangkau.


"Terlepas dari bervariasinya aksesbilitas daerah-daerah di Indonesia, kita juga patut mengapresiasi pula para pejuang pendidikan yang mendirikan paud-paud swasta bahkan swakelola masyarakat ini, masih banyak sekali di daerah-daerah yang sangat membantu pemerintah dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak usia dini" ujar Selvi Ananda.


Pemerintah, lanjut Selvi Ananda berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam menyongsong Indonesia emas 2045,  salah satunya melalui alokasi dana pendidikan sebesar Rp. 757,8 triliun pada RAPBN 2026.


"Alokasi anggaran sebesar itu, untuk bantuan operasional penyelenggaraan PAUD sebesar Rp. 5,1 triliun,  oleh karena itu kita harus percaya dan optimis bahwa perluasan akses pendidikan dapat menjangkau anak-anak PAUD hingga Daerah tertinggal terdepan dan terluar" katanya lagi.

Foto Capture YouTube Kemendikdasnen

Sebelumnya ditempat yang sama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mukti, dalam laporannya menyebutkan kegiatan ini merupakan bagian dari usaha bersama untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi putra-putri Indonesia, para penerus perjuangan. 


"Acara  ini bukan sekedar seremonial belaka, tetapi merupakan bagian penting sekali lagi upaya kita untuk membangun Generasi Emas 2045 dan upaya kita untuk memberikan layanan pendidikan bermutu untuk semua" terang Abdul Mukti.


Sejalan dengan program  Presiden Astacita yang keempat dan juga program Wajib Belajar 13 Tahun, terus dia, pendidikan anak usia dini merupakan tahapan penting yang sangat menentukan masa depan bangsa dan negara. 


Puncak Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025  disiarkan secara langsung melalui kanal youtube Kemendikdasmen, yang mengumumkan peraih apresiasi Bunda Paud.


Adapun yang memperoleh Apresiasi tersebut diantaranya Bunda PAUD Kabupaten Kota Wiyata Dharma Pratama Daerah, Bunda Andi Diska Pravidia Aulia - Kabupaten Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur.  


Bunda  Maya Hasmita, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara. Bunda Diah Anwar, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. 



Selanjutnya Bunda PAUD Kabupaten Kota Wiyata Dharma Muda, Bunda Fahrani Eka Wahyu Diana, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Bunda Rohana Rajali Sarjani, Bunda Evi Nasrullah da Bunda Magnalena Susilawati Aron


Kemudian Bunda PAUD Kabupaten/Kota Wiyata Dharma Madya Daerah, Bunda Inggit Soraya, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. 


Bunda Hajah Mar Sofan, Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo, Bunda Khairiyah Halikinol, Kabupaten Kota Waringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah serta Bunda Yulita Sayuti Lokumwe Provinsi Aceh. (@Ng).

Berita terkait

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Junaidi, Agung Yunianto Spektroom – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan

Junaidi