Sop Iga Bu Ugi, Kuliner Legendaris yang Jadi Jujugan Wisatawan di Tawangmangu
KARANGANYAR – Spektroom: Berwisata ke Tawangmangu, Karanganyar, rasanya belum lengkap tanpa mencicipi Sop Iga Bu Ugi. Kuliner yang telah dikenal sebagai salah satu sajian legendaris di kawasan lereng Lawu ini menjadi pilihan wisatawan maupun warga Solo Raya yang berkunjung menikmati suasana sejuk Tawangmangu.
Seperti terlihat pada Minggu (4/10/2026), rumah makan Sop Iga Bu Ugi cukup ramai didatangi pengunjung. Sebagian besar merupakan keluarga dan rombongan wisatawan dari luar kota.
Sajian sop iga dengan kuah panas dan daging yang empuk memang cocok disantap dalam berbagai suasana, terlebih di kawasan Tawangmangu yang memiliki udara sejuk. Lokasinya juga cukup strategis, berada di pinggir jalan utama Tawangmangu–Magetan.
Berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Solo, rumah makan tersebut dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda empat sekitar satu jam.
Salah seorang pengunjung, Sari, warga Kota Solo, datang bersama keluarganya untuk melepas kangen menikmati sop iga Bu Ugi. Akhir pekan menjadi kesempatan bagi Sari dan keluarga untuk kembali berwisata ke Tawangmangu sekaligus menikmati kuliner favorit mereka.
“Kangen sopnya yang legend ini. Karena sudah agak lama tidak jalan ke Tawangmangu. Nah, ini mumpung longgar, akhir pekan kami ke Tawangmangu, makan siang di sini,” ujar Sari.
Menurut Sari, Sop Iga Bu Ugi memiliki cita rasa khas yang berbeda dari sajian serupa di rumah makan lainnya. Kuah kaldu terasa kuat, sementara potongan iga memiliki daging yang cukup tebal dan empuk. Dalam satu mangkuk juga terdapat irisan wortel dan kentang berukuran cukup besar.
Sop iga tersebut disajikan bersama sambal kecap dan sepiring nasi. Porsi yang cukup penuh menjadi salah satu hal yang membuat Sari semakin menikmati sajian tersebut.
“Kuah kaldu sapi kerasa banget, enak dan lezat. Daging iganya empuk jadi gak kesulitan saat disantap. Nah, ini yang paling menyenangkan, sopnya semangkuk penuh sampai munjung,” ungkapnya.

Di balik kaca yang memisahkan ruang makan dengan dapur, pemilik rumah makan, Bu Ugi, terlihat masih turun langsung melayani para pembeli. Dibantu putranya, ia sibuk menyiapkan pesanan dengan menata potongan iga, wortel dan kentang ke dalam mangkuk, sebelum menyiramnya dengan kuah kaldu panas dari panci besar.
Meski usianya sudah lanjut, Bu Ugi tetap bersemangat melayani para pengunjung yang datang. Selain sop iga, ia juga menyiapkan pesanan nasi pecel.
“Iya, saya menyiapkan dan menata isian sop ke dalam mangkuk. Kalau ada yang pesan nasi pecel, saya juga siapkan. Ini dibantu anak saya yang laki-laki, karena saya sudah tua, yang penting sehat ya rejeki lancar,” ucap Bu Ugi penuh semangat.
Untuk menikmati Sop Iga Bu Ugi, pengunjung cukup membayar Rp45 ribu per mangkuk. Sementara nasi dibanderol Rp6 ribu per porsi. Bagi pengunjung yang ingin pilihan menu lain, tersedia nasi pecel lengkap dengan telur ceplok seharga Rp15 ribu.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Tawangmangu, Sop Iga Bu Ugi bukan sekadar pilihan untuk mengisi perut, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman menikmati suasana kawasan pegunungan di lereng Lawu.