Sosialisasi buku "Pedoman Kampus Peradaban" di UIN Alauddin Makassar, Percayakan Dosen Unimerz Makassar Sebagai Narasumber

Reporter: M. Yahya Patta

Sosialisasi buku "Pedoman Kampus Peradaban" di UIN Alauddin Makassar, Percayakan Dosen Unimerz Makassar Sebagai Narasumber

Spektroom - Universitas Megarezky Makassar dengan bangga menyampaikan, salah seorang dosennya Dr. H. Syamsuri Carsel. HR, mendapat amanah menjadi narasumber pada acara Sosialisasi buku "Pedoman Kampus Peradaban" yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri UIN Alauddin Makassar.

Dalam acara yang di laksanakan Senin 27 Oktober 2025, juga menghadirkan Prof. Sitti Aisyah, Ph.D, sebagai pemateri utama. Penunjukan H. Syamsuri Carcel. HR sebagai narasumber dalam kegiatan ini sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi akademik dan kontribusi intelektual Unimerz Makassar, yang diharapkan membuka peluang kolaborasi akademik pertukaran gagasan serta penguatan jejaring antar perguruan tinggi di Sulawesi Selatan dan kawasan sekitarnya.
"Kehormatan ini bukan hanya milik saya secara pribadi." Jelas Carcel kepada media spektroom.co.id di Makassar, Senin 27 oktober 2025 pagi.

Carcel menambahkan, ini merupakan pengakuan bagi civitas akademika Unimerz Makassar, karenanya berharap kontribusi gagasan pada sosialisasi ini dapat mendukung perumusan pedoman yang memadukan nilai akademik dan nilai peradaban untuk pengembangan kampus yang berdaya saing dan berakar pada nilai- nilai kemanusiaan.

Acara yang berlangsung satu hari ini dihadiri akademisi, pengelola perguruan tinggi serta pihak-pihak yang berkepentingan yang terlibat dalam upaya pembentukan dan implementasi pedoman kampus peradaban, dengan pokok bahasan meliputi prinsip- prinsip peradaban dalam tata kelola kampus, integrasi nilai-nilai moral dan etika akademik, serta strategi implementasi kebijakan pedoman di lingkungan perguruan tinggi.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс