Sosialisasi Menu DAK Non Fisik TA 2026 Ditjen Kesprimkom

Sosialisasi Menu DAK Non Fisik TA 2026 Ditjen Kesprimkom
Foto Capture YouTube Kemenkes

Spektroom - Sejak tahun 2025 Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tidak lagi dialokasikan untuk semua daerah, melainkan pada Locus prioritas berdasarkan kriteria tertentu, oleh karena itu dana BOK  ini semakin tahun cenderung semakin menurun.

Bagi Puskesmas penerima dana BOK, dalam pengelolaannya, dilakukan secara mandiri  tidak ada pendampingan dari Kementerian, namun demikian diharapkan dapat bisa melaksanakan kegiatan atau program nasional khususnya program kesehatan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Kementerian Kesehatan Niken Wastu Palupi Sosialisasi Menu DAK Non Fisik (Bantuan Operasional Kesehatan/BOK) TA 2026 Ditjen Kesprimkom, secara virtual, Kamis (14/06/2025)

Wastu Palupi menambahkan tiap daerah mendapat pemanfaatan dana BOK berdasarkan lokus prioritas dan  ini akan di monitor oleh Kementerian Kesehatan.

"Jadi apabila ada daerah yang tidak melaksanakan kegiatan prioritas kita pasti tahu, resikonya kalau realisasi ditahun berjalan rendah,  ya tahun depannya mungkin kita akan mempunyai kebijakan lain." ujar Wastu Palupi mengingatkan.

audio-thumbnail
Voice Niken BOK
0:00
/76.128563

Dijelaskan Wastu Palupi mulai tahun 2025 ini diberlakukan sistem tunda salur, sementara bagi daerah-daerah yang tidak memenuhi kriteria salur,  dengan tiga kriteria, pelaporan kematian ibu,  pelaporan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan pelaporan Tuberculosis (TBC). 

"Pelaporan ini penting untuk memantau penyebaran penyakit, mengevaluasi program penanggulangan TBC, dan memastikan pasien mendapatkan pengobatan yang tepat." tandasnya.

Hal itu menurut Wastu bertujuan untuk bagaima agar Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehan  untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah, khususnya di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (3T), serta daerah lainnya.

"Program PHTC,  program hasil terbaik cepat diharapkan dapat mencapai target, adalah suatu program yang digagas oleh  Presiden, dan sudah selayaknya Kementerian kesehatan mendukungya."  Wastu Palupi mengingatkan.

Pada Sosialisasi Menu DAK Non Fisik TA 2026 Ditjen Kesprimkom, menampilkan tiga pemateri diantaranya, Ketua Tim Kerja dana alokasi khusus non fisik, Biro perencanaan dan anggaran Kementerian Kesehatan dr. R. Maliki Arif Budianto, MKM.

Foto Capture YouTube Kemenkes

Menurut R. Maliki, Arah Kebijakan DAK Nonfisik Bidang Kesehatan Tahun 2026, untuk mendukung Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat, Penguatan Kapasitas Ketahanan Kesehatan serta Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola.

Hal itu dimaksudkan untuk memastikan beberapa hal seperti meningkatnya kesehatan dan gizi masyarakat berbasis siklus hidup melalui monitoring dan evaluasi terhadap intervensi yang dilakukan.

Kemudian meningkatnya Pengendalian Penyakit, melalui upaya pendampingan dan monev kegiatan surveilans, respons penyakit dan kesehatan lingkungan.

"Disamping itu juga bisa diketahui meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menerapkan budaya hidup sehat serta pembangunan berwawasan kesehatan" terangnya lagi.

Yang terakhir lanjut R.Maliki untuk memastikan keterpenuhan ketersediaan obat program dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), serta pelatihan SDM kesehatan terikat dan prioritas.

Untuk diketahui, Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) adalah dana yang dialokaesikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk membantu membiayai operasional kegiatan kesehatan di tingkat daerah, khususnya di Puskesmas, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama upaya promotif dan preventif.(@Ng).

Berita terkait

Wali Kota Sawahlunto Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, 77 Petugas Mulai Pendataan Lapangan

Wali Kota Sawahlunto Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, 77 Petugas Mulai Pendataan Lapangan

Sawahlunto-Spektroom : Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sawahlunto di Terminal Kota Sawahlunto, Kamis (18/6/2026). Apel tersebut menandai dimulainya pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kota Sawahlunto. Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto,

Riswan Idris, Rafles
Lindungi Masyarakat dari Pinjol dan Judol, Pemprov Jateng Literasi dan Inklusi Keuangan ke Desa-Desa

Lindungi Masyarakat dari Pinjol dan Judol, Pemprov Jateng Literasi dan Inklusi Keuangan ke Desa-Desa

Semarang-Spektroom: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat literasi dan inklusi keuangan hingga tingkat desa, melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari pinjaman online (pinjol) ilegal, praktik rentenir, judi online, sekaligus memperluas akses keuangan formal. Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, percepatan akses keuangan menjadi bagian penting

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
IGTI-PGRI Jadi Bagian Penting  Pendidikan Nasional, Terutama Dalam Membangun Pondasi PAUD

IGTI-PGRI Jadi Bagian Penting Pendidikan Nasional, Terutama Dalam Membangun Pondasi PAUD

Bandarlampung - Spektroom: Peringatan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia - Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) menjadi momentum memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter generasi masa depan. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, IGTKI - PGRI Provinsi Lampung menyelenggarakan kegiatan Public Speaking Bagi Guru

Anggoro AP
Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Ambon-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menerima massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat di depan Kantor Gubernur Maluku, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi yang mencakup isu-isu nasional maupun persoalan kedaerahan yang menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah Provinsi

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru