SPMB Jalur Domisili Dan Mutasi SD, SMP Di Solo; Sekolah Negri Diserbu Pendaftar.

SPMB Jalur Domisili Dan Mutasi SD, SMP Di Solo; Sekolah Negri Diserbu Pendaftar.
Hari Pertama SPMB Jalur Domisili dan Mutasi, Salah Satunya Di SD Cemara Dua Solo Diserbu Pendaftar.

Solo - Spektroom : Pelaksanaan pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili dan mutasi tingkat SD-SMP di Kota Solo di hari pertama ( Senin ,29 /06/2026 ) sejumlah sekolah diserbu pendaftar

Dari pantuan, Lonjakan jumlah calon peserta didik yang membludak sejak pagi hari membuat sejumlah sekolah negeri harus menerapkan sistem antrean ketat guna mengurai kepadatan pendaftar, salah satunya di SFN Cemara Dua.

Dalam kurun waktu 1 jam jumlah pendaftar langsung menembus angka 80 orang, padahal sisa kuota yang tersedia untuk jalur domisili hanya berkisar 84 kursi setelah sebelumnya kuota afirmasi sebanyak 28 kursi terisi penuh.

Ketua SPMB SDN Cemara Dua Surakarta, Deni Nursusilo, menjelaskan tingginya antusiasme tahun ini dipicu oleh adanya perluasan zonasi wilayah dengan penambahan jalur domisili dari Kelurahan Joglo dan Jebres.

Guna mengantisipasi penumpukan pihak sekolah menyiagakan delapan operator untuk membantu kendala teknis para orang tua.

"Mulai dari awal pembuatan akun semuanya kita bantu sampai selesai tinggal orang tua memantau nantinya seperti itu," ujar Deni.

Tingginya kepadatan pendaftar tersebut memaksa para orang tua murid untuk datang dan mengantre sejak pagi hari demi mendapatkan pelayanan verifikasi berkas fisik dari panitia.

Sebagian besar wali murid rela menunggu berjam-jam demi memastikan berkas kartu keluarga dan akta kelahiran anaknya terinput dengan aman ke sistem aplikasi.

Salah satu wali murid asal Kelurahan Gilingan, Papin Longaun Rosi, mengaku telah datang mengantre sejak pukul 09.00 WIB dan mendapatkan nomor urut 77.

Kendati usia anaknya sedikit di bawah rata-rata, tetap optimis memiliki peluang besar lolos seleksi karena faktor kedekatan jarak rumah dengan sekolah.

"Prioritas saya memang sekolah negeri karena jaraknya dekat dan biayanya tidak sebanyak di swasta," kata Papin. (Dan)

Berita terkait

Para Ayah Jadi Role Model dan Lindungi Anak dari Fenomena Fatherless Country

Para Ayah Jadi Role Model dan Lindungi Anak dari Fenomena Fatherless Country

Mataram-Spektroom : Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menekankan peringatan HARGANAS bukan sekadar seremonial biasa melainkan sebuah jeda kultural dan refleksi nasional. Menghadapi era disrupsi teknologi digital dan tantangan global yang bergerak cepat, Gubernur menyoroti pentingnya ketangguhan keluarga. Jika institusi keluarga rapuh, masa depan anak-anak akan dengan mudah tergilas oleh arus zaman. Oleh

Marsam Putrangga, Julianto
Jaga Stabilitas Pasokan PD Pasar Jaya  Pantau Harga 37 Komoditas Pangan

Jaga Stabilitas Pasokan PD Pasar Jaya Pantau Harga 37 Komoditas Pangan

Jakarta – Spektroom : Perumda Pasar Jaya terus memperkuat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pangan di Ibu Kota melalui pemantauan harian terhadap 37 komoditas strategis di puluhan pasar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Direktur Utama Perumda

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti