Jaga Stabilitas Pasokan PD Pasar Jaya Pantau Harga 37 Komoditas Pangan
Jakarta – Spektroom : Perumda Pasar Jaya terus memperkuat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pangan di Ibu Kota melalui pemantauan harian terhadap 37 komoditas strategis di puluhan pasar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan pemantauan dilakukan secara rutin oleh tim enumerator yang diterjunkan ke lapangan. Sebanyak 48 pasar menjadi lokasi survei harian untuk mengumpulkan data harga berbagai kebutuhan pokok.
"Hasil pemantauan dikumpulkan setiap hari dan diunggah ke dalam sistem Informasi Pangan Jakarta sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat sekaligus mendukung pengambilan kebijakan pemerintah," ujar Agus di Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, pemantauan tersebut tidak hanya bertujuan mencatat perubahan harga, tetapi juga memonitor kondisi pasokan berbagai komoditas penting agar tetap tersedia di pasar. Hal ini penting mengingat Perumda Pasar Jaya merupakan bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta yang memiliki peran menjaga kestabilan harga pangan.
"Berbagai komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai, daging sapi, daging ayam, telur, serta sejumlah bahan pangan strategis lainnya yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat," ungkapnya.
Agus, menjelaskan, pemantauan secara berkala memungkinkan pemerintah mendeteksi lebih cepat apabila terjadi gejolak harga maupun gangguan distribusi. Dengan demikian, langkah antisipatif dapat segera dilakukan sebelum kondisi berdampak lebih luas terhadap masyarakat.
"Selain melakukan pemantauan harga, Perumda Pasar Jaya juga memperkuat kerja sama dengan berbagai daerah sentra produksi pangan untuk menjamin kelancaran pasokan ke Jakarta. Kemitraan tersebut melibatkan sejumlah wilayah penghasil pangan seperti Cianjur, Karawang, Blitar, Kediri, Sragen, dan beberapa daerah lainnya, " ucapnya.
Melalui kerja sama tersebut, lanjutnya, Jakarta memperoleh pasokan berbagai komoditas utama, mulai dari beras, sayuran, telur ayam, gula, hingga hasil pertanian lainnya. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan stabilitas harga, terutama di tengah tingginya kebutuhan pangan masyarakat ibu kota.