SPPMHKP Ternate Perketat Pengawasan Mutu Ikan Jelang Ramadan

SPPMHKP Ternate Perketat Pengawasan Mutu Ikan Jelang Ramadan
Monitoring dan pengawasan Terpadu mutu dan ketersediaan SPPMHKP Ternate menjelang Ramadhan (Foto:SPPMHKP Ternate)

Spektroom – Menyambut bulan suci Ramadan, Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (SPPMHKP) Ternate melaksanakan monitoring kesegaran ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate serta sejumlah titik distribusi dan pengolahan di Kota Ternate.

Kegiatan ini dilaksanakan secara sinergis bersama PPN Ternate, Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), dan Penyuluh Perikanan guna memperkuat pengawasan mutu serta penanganan hasil perikanan dari hulu hingga hilir.

Kepala Badan Mutu KKP Ternate, Arsal, kepada Spektroom, Sabtu (14/2/2026), usai kegiatan monitoring menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kapal penangkapan, pasar ikan, hingga Unit Pengolahan Ikan (UPI). Pada kapal penangkapan, petugas memastikan penerapan penanganan ikan yang baik sejak proses pendaratan, termasuk kecukupan penggunaan es dan penerapan rantai dingin. Di pasar ikan, dilakukan pemeriksaan organoleptik untuk memastikan produk yang dipasarkan dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Sementara di UPI, tim melakukan pemeriksaan stok dan harga ikan serta pengawasan penerapan sanitasi, higiene, dan pemenuhan standar mutu serta keamanan pangan selama proses produksi.

“Sebagai bagian dari penguatan pengawasan, tim juga melakukan pengambilan sampel air dan ikan untuk pengujian laboratorium,” ujar Arsal. Pengujian tersebut meliputi uji sensori, mikrobiologi (ALT, E. coli, dan Salmonella), kimia (formalin, histamin, merkuri/Hg, dan timbal/Pb), serta kualitas air (E. coli/coliform).

Selain itu, tim turun langsung ke lapangan melakukan wawancara dengan pedagang ikan dan anak buah kapal (ABK) guna memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga ikan selama Ramadan. Dari hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas perikanan tercatat relatif stabil, antara lain ikan cakalang Rp16.000/kg, kakap Rp60.000/kg, kakatua Rp40.000/kg, kerapu macan Rp70.000/kg, layang Rp20.000/kg, selar Rp20.000/kg, cumi Rp20.000/kg, ikan pisang-pisang Rp50.000/kg, dan ikan teri Rp20.000/kg.

Pengawasan juga dilakukan pada beberapa UPI dan fasilitas penyimpanan. Di CV. Koperasi Santo Alvin, tercatat total stok sekitar 10 ton yang terdiri atas ikan cakalang (2.601 kg), cumi (1.760 kg), tenggiri (64 kg), rahang tuna (332 kg), layur (2.371 kg), tetelan (2.112 kg), dan layang (1.501,8 kg). Sementara di PT. Mitra Nelayan Mandiri, total stok mencapai sekitar 28 ton, terdiri atas ikan cakalang (12 ton), udang (3 ton), ikan demersal (12 ton), dan cumi (1 ton). Adapun di PT. Kelola Mina Samudra terdapat stok sekitar 57 ton berupa tuna loin, serta di UD Nani Bahari tersedia sekitar 19 ton ikan demersal.

Di sela pengawasan, tim juga melakukan sosialisasi langsung kepada pemasar ikan dan operator kapal mengenai pentingnya menjaga kesegaran ikan serta bahaya pembentukan histamin akibat penanganan yang tidak tepat. Edukasi ini menekankan penerapan rantai dingin, penggunaan es yang cukup, serta penanganan cepat pascatangkap guna mencegah penurunan mutu dan risiko keamanan pangan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembagian brosur tata cara menjaga kesegaran dan mutu ikan sebagai bentuk penguatan edukasi dan peningkatan kepatuhan terhadap praktik penanganan ikan yang baik (Good Handling Practices).

Berdasarkan hasil monitoring, secara umum mutu hasil perikanan di wilayah Ternate berada dalam kondisi baik dengan penerapan penanganan yang cukup memadai di kapal penangkapan, pasar ikan, maupun UPI. Ketersediaan stok ikan terpantau mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan, sementara harga relatif stabil tanpa lonjakan signifikan.

Melalui sinergi pengawasan lintas instansi serta edukasi berkelanjutan kepada pelaku usaha, diharapkan mutu, keamanan, ketersediaan, dan stabilitas harga hasil perikanan dapat terus terjaga sehingga masyarakat memperoleh produk perikanan yang segar, aman, dan bermutu selama bulan Ramadan.

Berita terkait

Kapolri - Titiek Soeharto Resmikan Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau

Kapolri - Titiek Soeharto Resmikan Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau

Kampar-Spektroom : Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto hingga Menhut Raja Juli Antoni, hari ini meresmikan dan melakukan groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di wilayah Provinsi Riau. Keberadaan jembatan ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan

Salman Nurmin, Julianto