Suara Muda Penentu Bangsa, Bakesbangpol Jember Ajak Pemilih Pemula Jadi Smart Digital Citizen

Suara Muda Penentu Bangsa, Bakesbangpol Jember Ajak Pemilih Pemula Jadi Smart Digital Citizen
Pendidikan politik diikuti 100 pelajar berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tanggul, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (26/08/2026) (Foto Bakesbangpol Jember)

Jember-Spektroom : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember terus memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda, khususnya pemilih pemula. Langkah ini diwujudkan melalui edukasi bagi siswa SMA dan SMK se-Kecamatan Tanggul bertajuk “Suara Muda untuk Indonesia: Merdeka Menentukan Pilihan, Cerdas Berdemokrasi".

Kegiatan ini diikuti 100 pelajar dari SMAN 1 Tanggul, SMAN 2 Tanggul, SMKS PGRI 4 Tanggul, SMKS PGRI 3 Tanggul, SMKS Al Majidi Tanggul, dan SMKS Fatihul Ulum Tanggul, berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tanggul, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (26/08/2026)

Acara dibuka oleh perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Siswo Suryono, S.Pd., M.Pd. Turut hadir Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember, Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., serta Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, S.Sos.

Dalam sesi materi, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jember, H. Mochamad Holil Asyari, M.Pd.I., menekankan pentingnya peran pemuda yang strategis dan dominan secara kuantitas. Ia menegaskan agar pemilih pemula tidak sekadar menggunakan hak pilih, tetapi juga memahami dampak keputusannya terhadap arah pembangunan bangsa.

“Generasi muda harus menjadi agen perubahan. Literasi politik penting untuk mencegah apatisme sekaligus menekan penyebaran hoaks di ruang digital. Demokrasi Pancasila menuntut tanggung jawab moral, etika, dan penghormatan terhadap perbedaan,” jelas Holil. Ia juga mendorong pelajar menjadi smart digital citizen yang aktif mengawal kebijakan publik dan menolak politik uang.

Dekan FISIP Universitas Jember, Suyani Indriastuti, S.Sos., M.Si., Ph.D., memperkuat pemahaman tersebut dengan memaparkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dari total DPT Pemilu 2024 sebanyak 204,8 juta jiwa, proporsi Generasi Z mencapai 22,85 persen (46,8 juta) dan Milenial 32,6 persen (66,8 juta).

"Besarnya porsi suara muda ini menuntut pemuda hadir sebagai pelopor literasi digital dan katalisator partisipasi politik yang sehat," jelas Suyani.

Selain pendidikan politik, Bakesbangpol juga menyisipkan penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Narasumber Bakesbangpol Jember, Desi Herawati, S.Kom., M.M., mengajak peserta membentengi diri dari peredaran narkoba yang kian marak di media sosial dan lingkungan pergaulan.

“Menolak ajakan menggunakan narkoba bukan berarti tidak setia kawan, melainkan bentuk kepedulian pada masa depan. Katakan dengan tegas: Stop Narkoba! Saya pelajar, saya sehat, saya berprestasi, saya Indonesia!” tegas Desi.

Rangkaian acara yang dipandu moderator Meilinda Putri Widyawati ini berlangsung interaktif hingga penutupan pukul 12.00 WIB. Melalui agenda ini, Bakesbangpol Jember berharap para pemilih pemula tumbuh menjadi warga negara yang kritis, rasional, berintegritas, serta bebas dari pengaruh narkoba. (budi)

Berita terkait

Bupati Eka Putra Minta Mahasiswa Baru UIN Mahmud Yunus Kuasai Teknologi dan Genggam Masa Depan

Bupati Eka Putra Minta Mahasiswa Baru UIN Mahmud Yunus Kuasai Teknologi dan Genggam Masa Depan

Tanah Datar-Spektroom : Bupati Tanah Datar Eka Putra meminta mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tidak sekadar mengejar gelar akademik. Mereka dituntut membangun kapasitas, karakter, dan kemampuan teknologi agar mampu bersaing menghadapi perubahan zaman. Pesan itu disampaikan Eka Putra saat menghadiri pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)

Riswan Idris, Rafles