Sungai Krueng Tiro Dinormalisasi Beri Rasa Aman Masyarakat Pidie Aceh

Sungai Krueng Tiro Dinormalisasi  Beri Rasa Aman Masyarakat Pidie Aceh
Kementerian pu membersihkan sunga krueng tiro ( bbws aceh )

Spektroom  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I terus melakukan penanganan tanggap darurat Sungai Krueng Tiro di Kabupaten Pidie pascabanjir bandang. Kegiatan dilakukan berupa normalisasi dan perkuatan tebing sungai sepanjang kurang lebih 1.666 meter guna mengembalikan kapasitas alur sungai dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Menteri PU Dody Hanggodo berharap agar alur sungai kembali aman dan mampu menampung debit air saat hujan lebat. "Tentu prioritas utama adalah keselamatan masyarakat," kata Menteri Dody/dalam siaran persnya di Jakarta Senin ( 12/1/2026)

Setelah di normalisasi sungai kembali bersih ( bbws aceh)

Pada lokasi Krueng Tiro, satu unit excavator bucket telah bekerja dan akan ditambah 2 unit excavator dikerahkan untuk menangani sedimentasi dan kerusakan tebing hingga muara sungai. Penanganan ini merupakan bagian dari paket pekerjaan tanggap darurat sungai di Kabupaten Pidie yang mencakup Sungai Krueng Baro dan Krueng Tiro dengan total panjang penanganan sepanjang 3.096 meter.

Bagi masyarakat, penanganan Sungai Krueng Tiro pascabanjir bukan sekadar pekerjaan teknis. Krueng Tiro adalah nadi kehidupan—sumber air, penyangga lahan pertanian, sekaligus pelindung kampung dari ancaman banjir berulang.

Kepala Desa Tiba Masjid Haryadi mengatakan kehadiran pemerintah memberikan rasa tenang bagi warga.“Alhamduliillah sudah ada pekerjaan, Sebelumnya kami khawatir setiap hujan turun air kembali meluap. Dengan adanya normalisasi dan memindahkan alur sungai ke lokasi lama, masyarakat merasa lebih aman karena jauh dari permukiman, memang di sini langganan banjir,"ujar Haryadi.

Material Kayu disungai diangkat dan dipindahkan ( bbws aceh )

Selain di Kabupaten Pidie, penanganan infrastruktur Sumber Daya Air juga dilaksanakan secara paralel di sejumlah kabupaten lain di Aceh. Di Kabupaten Pidie Jaya, Kementerian PU melakukan perkuatan tebing dan normalisasi Sungai Krueng Meureudu sepanjang 1.459 meter, Sungai Krueng Jeulanga 500 meter, serta perkuatan Bendung Daerah Irigasi Beuracan.

Sementara itu, di Kabupaten Bireuen, normalisasi Sungai Krueng Samalanga dan Krueng Peusangan terus berjalan, disertai penyediaan air bersih di 13 titik lokasi bagi masyarakat terdampak.

Secara keseluruhan, Kementerian PU telah mengerahkan puluhan unit alat berat yang tersebar di Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen sebagai bagian dari upaya terpadu penanganan bencana banjir di wilayah Aceh.

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin