Inflasi

Pemko Pekanbaru Catat Inflasi Februari, Harga Cabai Mulai Turun Pada Maret

Inflasi

Pemko Pekanbaru Catat Inflasi Februari, Harga Cabai Mulai Turun Pada Maret

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mencatat terjadinya inflasi pada Februari 2026. Kenaikan ini dipicu oleh sejumlah faktor, di antaranya peningkatan harga emas perhiasan serta perubahan kebijakan tarif listrik dibandingkan tahun sebelumnya. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dalam High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Riau di

Salman Nurmin, Rafles
BRS BPS Kalteng Januari 2026: Inflasi 0,38 Persen Dipicu Pangan dan Emas Perhiasan

Inflasi

BRS BPS Kalteng Januari 2026: Inflasi 0,38 Persen Dipicu Pangan dan Emas Perhiasan

Spektroom – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi sebesar 0,38 persen pada Januari 2026 secara month-to-month (m-to-m). Tekanan inflasi terutama bersumber dari kenaikan harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan. Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalimantan Tengah, M. Taufiqurrahman, menyampaikan hal

Polin, Julianto
Redam Inflasi Pascabencana, Sumbar Siapkan Sejumlah Intervensi Strategis

Inflasi

Redam Inflasi Pascabencana, Sumbar Siapkan Sejumlah Intervensi Strategis

Spektroom - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyiapkan sejumlah langkah intervensi strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pascabencana serta menjelang Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2026. Salah satunya dengan mengajukan permintaan suplai pangan ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna memastikan kecukupan cadangan pangan daerah dalam tiga bulan

Diah Utami, Rafles
Inflasi Sumbar 2025 Tertinggi Setelah Aceh, Dipicu Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi

Inflasi

Inflasi Sumbar 2025 Tertinggi Setelah Aceh, Dipicu Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi

Spektroom - Inflasi Sumatera Barat (Sumbar) tercatat tinggi sepanjang 2025 seiring tekanan cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang berdampak langsung pada sektor pangan dan distribusi. Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram, dalam

Diah Utami, Anggoro AP